PEPO.id - Denny Cagur, komedian dan anggota Komisi X DPR RI, baru-baru ini menanggapi isu tentang hubungannya dengan sang istri, Shanty Denny. Rumor yang beredar menyebutkan bahwa Shanty kini bersikap lebih cuek karena pendapatan Denny sebagai anggota DPR lebih rendah daripada penghasilannya saat berkarier di dunia hiburan. Salah satu media daring bahkan mengangkat berita dengan judul, "Pantas Istri Cuek, Gaji Denny Cagur Turun Usai Lolos ke Senayan."
Denny Cagur, yang resmi dilantik pada Oktober 2024, mengklarifikasi bahwa hingga saat ini ia belum melihat slip gajinya sebagai wakil rakyat. Diperkirakan gaji bulanan sebagai anggota DPR adalah sekitar Rp54 juta, jauh lebih rendah dibandingkan honor sekali tampil sebagai host acara televisi. Meski begitu, Denny menegaskan bahwa keputusan untuk beralih ke dunia politik tidak mengubah dinamika rumah tangganya.
"Istri gue tetap support, enggak ada yang berubah," kata Denny.
Ia juga menyatakan bahwa Shanty mendukung sepenuhnya langkah politiknya sejak awal, mengesampingkan penghasilan sebagai faktor utama.
Baca Juga: Ezra Mandira Mengenang Ibu Tercinta, Sosok Ibu Terbaik dan Penuh Inspirasi
Denny tak memungkiri bahwa penghasilannya sebagai anggota DPR tidak sebanding dengan pendapatannya di industri hiburan, tetapi ia menegaskan bahwa keputusannya terjun ke politik bukanlah untuk mencari uang.
"Jauh kalau sama (honor) ngehost. Tapi kan bekerja di sana (Senayan) pertimbangannya bukan itu," ujar Denny.
Baginya, menjadi wakil rakyat adalah kesempatan untuk mendapatkan kepuasan lain di luar materi, terutama dalam melayani masyarakat dan mewakili daerah pemilihannya.
"Kalau ukuran hidup hanya materi, ya, mendingan di entertain. Tapi kan enggak cuma di situ, banyak hal yang memberi kepuasan lain di bidang yang sekarang lagi kita jalani," pungkas Denny.
Baca Juga: Bastian Steel Ungkap Perjuangan Dapatkan Restu Putri Marino untuk Pacari Sitha
Dengan lebih dari 11 juta pengikut di Instagram, Denny Cagur berharap bahwa pengalamannya di DPR akan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Dukungan sang istri menjadi modal kuat baginya untuk menjalani peran barunya sebagai wakil rakyat dengan sepenuh hati, tanpa fokus semata pada penghasilan.
(Muhammad Ali)

