PEPO.id - Wulan Guritno akhirnya angkat bicara setelah video yang dibuatnya untuk mempromosikan judi online menjadi viral.

Wulan Guritno tak mengingkari perbuatannya namun mengaku sebagai korban dan hanya diberitahu bahwa itu adalah permainan judi online.

"Bu Wulan adalah korban karena dia diberi informasi bahwa itu adalah permainan online. Banyak artis besar lainnya yang juga mempromosikannya," kata Bucie Lee, yang mewakili manajemen Wulan Guritno, kepada awak media.

Ketika mengetahui bahwa videonya menjadi viral, mantan istri Atilla Syach itu mengaku terkejut dan terguncang. Dia merasa sudut pandangnya terbatas oleh video yang diambil pada tahun 2020.

Baca Juga: Resep dan Cara Membuat Potato Cheese Stick, Camilan Nikmat Bikin si Kecil Jadi Ketagihan

"Bu Wulan juga kaget dan merasa tertekan oleh liputan saat ini. Karena kontennya sudah ada sejak tahun 2020. Kenapa sekarang baru menjadi sorotan kembali," kata Bucie Lee menirukan pernyataan sang aktris.

Wulan Guritno pun ingin tahu mengapa video ini kembali populer setelah tiga tahun. Pihaknya menuding ada oknum yang sengaja me-retweet video tersebut.

"Mengapa persoalan ini kembali mencuat ya. Siapa yang menyebarkan konten itu sehingga sekarang menjadi perhatian orang lagi," ujarnya.

Sebagai informasi, perkara ini bermula dari tersebarnya video Wulan Guritno itu dibagikan akun TikTok @REPORT.ID beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Rekomendasi OOTD Kondangan Kebaya Merah, Tampilan Makin Menawan dan Cetar Membahana

Dalam video itu ia terlihat mempromosikan situs judi online slot Sakti123 yang diklaim sebagai website game online bersertifikat.

Tidak lama setelah video itu ramai, nama Wulan Guritno juga diadukan dalam 26 nama artis yang terlibat dalam video promosi berbagai situs judi online.

"Jadi ada 26 nama, tadi list sudah saya sampaikan ke rekan-rekan penyidik. Inisialnya adalah Wulan Guritno WG, FP, DP, YL, kemudian DD, kemudian OL, DC, AL, GD, DC, BW, AM, AM, NM, CV, kemudian YY, CC, CH, IM, S, KO, HH, AL, JI, AT, terakhir ada ZG," ungkap Zainul Arifin selaku ketua umum Asosiasi Lawyer Muslim Indonesia usai menyerahkan bukti ke Bareskrim Mabes Polri, Senin (4/9/2023).***