PEPO.id - Diare merajalela, banyak orang mengeluh sakit perut disertai buang air besar berisi cairan atau disebut dengan mencret.

Diare adalah ketika seseorang buang air besar lebih sering dari biasanya.

Feses yang dihasilkan cenderung bertekstur lunak atau encer.

Selain mencret, diare ditandai dengan mual, muntah, sakit perut, dan penurunan berat badan.

Baca Juga: Kisah Mistis Rumah Kos di Bandung Timur, Ada Makhluk Menyeramkan yang Mengikuti Gerakan Salat

Diare ringan dapat diobati di rumah dengan mengonsumsi obat antidiare tanpa resep dokter.

Kemudian, lebih banyak cairan yang dikonsumsi untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang.

Namun, untuk diare kronis yang berlangsung lebih lama, dokter dapat mengobatinya berdasarkan penyebabnya. Berikut beberapa pengobatan diare.

Baca Juga: Manfaat Kulit Lemon untuk Kecantikan, Salah Satunya Membersihkan Kulit

1. Antibiotik

Dokter akan meresepkan obat ini bila gangguan pencernaan tersebut terjadi akibat infeksi bakteri.

2. Mengobati kondisi yang mendasarinya

Diare bisa menjadi pertanda dari beberapa kondisi medis lainnya.

Termasuk, sindrom iritasi usus besar (IBS), penyakit radang usus (IBD) seperti penyakit Crohn dan kolitis ulserativa, kolitis mikroskopis, atau pertumbuhan bakteri yang berlebihan.

Setelah penyebab diare sudah jelas, dokter bisa memberikan pengobatan yang tepat.

Baca Juga: Kisah Horor di Salah Satu Rumah Sakit, Bikin Dokter dan Satpam Lari Terbirit-birit Gegara Sosok Ini

3. Probiotik

Probiotik terkadang bermanfaat untuk membangun kembali bioma yang sehat untuk memerangi diare.***