PEPO.id - Dalam kondisi cuaca seperti sekarang ini, tentunya kita harus lebih memperhatikan asupan makanan agar kita selalu dapat memenuhi kebutuhan nutrisi dan kesehatan tubuh.
Mengonsumsi minyak ikan dan minyak biji rami sangat bermanfaat bagi kesehatan karena mengandung asam lemak omega-3 yang dapat menurunkan faktor risiko penyakit jantung seperti tekanan darah tinggi.
Dikutip PEPO.id dari laman Healthline, berikut ini manfaat yang harus Anda ketahui dari minyak ikan dan minyak biji rami.
1. Kesehatan Jantung
Secara global, penyakit jantung merupakan penyakit paling mematikan. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen yang mengandung minyak ikan dan minyak biji rami secara rutin dapat menurunkan tingkat tekanan darah pada orang dewasa, meskipun dalam dosis kecil.
Selain itu, suplemen minyak ikan meningkatkan kolesterol HDL (baik) dan dapat menurunkan trigliserida darah hingga 30 persen.
Selain itu, menurut beberapa penelitian, mengonsumsi minyak biji rami mungkin efektif dalam menurunkan kolesterol LDL (jahat) dan meningkatkan kolesterol HDL pelindung.
2. Kesehatan Kulit
Kandungan asam lemak omega-3 yang terdapat pada minyak biji rami dan minyak ikan sangat bermanfaat untuk kesehatan kulit Anda.
Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa suplemen minyak ikan dapat mengobati sejumlah gangguan kulit termasuk dermatitis, psoriasis dan kerusakan kulit yang disebabkan oleh paparan ultraviolet (UV).
Tak kalah manfaatnya, minyak biji rami juga dapat membantu dalam mengobati beberapa gangguan pada kulit Anda.
Misalnya, satu penelitian kecil di 13 wanita menemukan bahwa menelan minyak biji rami selama 2 minggu meningkatkan sifat kulit seperti sensitivitas kulit, hidrasi dan kehalusan.
3. Peradangan
Peradangan kronis dikaitkan dengan peningkatan risiko kondisi seperti diabetes dan penyakit crohn. Mengontrol peradangan dapat mengurangi gejala yang terkait dengan penyakit ini.
Baca Juga: Rekomendasi Parfum Wanita Lokal, Wangi Elegan Tak Harus Mahal
Kandungan asam lemak omega-3 yang ada di dalam minyak ikan terbukti memiliki sifat anti-inflamasi.
Misalnya, minyak ikan telah dikaitkan dengan penurunan produksi penanda inflamasi yang dikenal sebagai sitokin.
Kemudian, beberapa penelitian juga menyebutkan bahwa efek menguntungkan minyak ikan pada peradangan yang terkait dengan kondisi kronis seperti penyakit radang usus, rheumatoid arthritis dan lupus.
Akan tetapi, penelitian tentang minyak biji rami dan pengaruhnya terhadap peradangan sangat bercampur.
Sehingga, penelitian lebih lanjut masih perlu dilakukan untuk memahami sepenuhnya efek anti-inflamasi minyak biji rami pada manusia.***


