PEPO.id - Beberapa hari lalu BPOM mengumumkan bahwa Anggur Muscat yang beredar di pasaran mengandung residu pestisida yang dapat membahayakan tubuh apabila dikonsumsi. Update terbaru, BPOM mengatakan bahwa anggur muscat yang beredar di Indonesia aman untuk dikonsumsi.
Siapa yang tidak suka anggur muscat? buah berwarna hijau ini memiliki cita rasa yang sangat manis, renyah, dan tidak memiliki biji. Anggur muscat ini sering dijadikan cemilan dan buah sehari-hari yang nikmat dan sehat.
Baca Juga: Jajanan Viral Latiao Ditarik Oleh BPOM Karena Mengakibatkan Efek Keracunan?
Anggur muscat sendiri banyak beredar dan populer di daerah Asia Tenggara termasuk di Indonesia. Buah import ini sempat marak ramai dikalangan masyarakat sebab rasanya yang manis dan harganya yang masih terjangkau.
Hingga pada akhir Oktober lalu, BPOM sempat mengumumkan bahwa telah ditemukan residu pestisida yang dapat berbahaya apabila dikonsumsi oleh manusia. Efek dari residu pestisida ini apabila dkonsumsi bisa menyebabkan beberapa penyakit pada manusia mulai dari keracunan hingga kanker.
Mendengar hal ini, masyarakat geger dengan informasi tersebut. Setelah itu, Anggur muscat ini akhirnya dijual dengan harga yang murah dan sebagian lainnya ditarik dari pasaran.
Baca Juga: Tren Hidup Sehat Munculkan Fenomena 'Mendadak Atlet': Bagaimana Dampaknya?
Kini, lebih tepatnya tanggal 4 November kemarin, BPOM melakukan konferensi persnya dengan hasil uji laboratorium yang dilakukan pada beberapa sampel buah Anggur muscat ini.
BPOM mengumumkan kembali bahwa kandungan residu pestisida yang terdapat pada anggur muscat yang beredar di pasaran ini adalah masih dalam batas wajar.
BPOM juga mengimbau para penjual buah ini untuk selalu mengecek keamanan buah yang mereka jual demi kesehatan masyarakat yang mengonsumsinya. Sebab anggur muscat yang memiliki tingkat residu yang tinggi akan ditarik secara tegas oleh BPOM.
Penulis: Najla Nadhifa W


