PEPO.id - Menstruasi menjadi salah satu siklus utama yang dialami oleh perempuan. Dalam prosesnya, terdapat banyak keluhan yang dirasakan oleh tubuh, salah satunya adalah kram atau nyeri perut bagian bawah.
Kram dan nyeri ini terjadi karena peluruhan dinding rahim saat menstruasi yang dapat menyebabkan rasa sakit yang tidak nyaman.
Setiap perempuan merasakan tingkat kesakitan yang berbeda-beda.
Gejala lainnya yang dirasakan saat menstruasi diantaranya adalah seperti sakit kepala, emosi yang tidak stabil, pegal pada bagian tulang belakang dan kaki, dan masih banyak lagi.
Baca Juga: Kesehatan Jantung dan Konsumsi Kopi: Manfaat dan Resiko yang Wajib Diketahui
Berikut adalah beberapa tips yang dapat kamu lakukan untuk meredakan kram dan nyeri saat menstruasi!
Menempelkan Kompres Hangat Pada Bagian Perut Yang Sakit
Menempelkan kain yang dikompres air hangat dapat membantu meredakan nyeri pada bagian bawah perut.
Kamu juga dapat menggunakan produk kompres menstruasi instan yang dijual di toko atau supermarket.
Beristirahat Yang Cukup
Hal ini dapat meredakan sakit kepala, perut, menenangkan tubuh dan menurunkan stress.
Berolahraga Yang Cukup
Berolahraga ringan yang cukup dapat menyegarkan badan dan mengurangi nyeri menstruasi yang sedang dialami. Lakukan selama kurang lebih 30 menit.
Baca Juga: Musim Terakhir ‘Stranger Things’: Persiapankan Diri Untuk Petualangan yang Meningkatkan Emosional
Atur Nafas dan Kelola Stress
Lakukan hal yang membuatmu senang dan rileks dapat menenangkan pikiran dan tubuh.
Atur juga nafas dengan teratur dan ideal untuk mengungkapkan perasaan rileks pada tubuh.
Menjaga Pola Makan
Menjaga pola makan dapat membantu mengoptimalkan tubuh dan memberikan energi yang cukup untuk beraktifitas.
Mengonsumsi vitamin dan mineral dari sayur atau buah juga dapat menurunkan intensitas nyeri pada perut.
Baca Juga: Kementerian Kesehatan Luncurkan Program ‘Kado Ulang Tahun’: Skrining Kesehatan Gratis
Demikian adalah beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk meredakan nyeri saat menstruasi.
Tetap jaga kesehatan dan konsultasi pada dokter apabila gejala menstruasi sudah melampaui batas wajar.
Penulis: Najla Nadhifa W


