PEPO.id – Ruangan yang rapih dan bersih adalah dambaan semua orang, Namun beda halnya dengan orang yang mempunyai kebiasaan Hoarding Disorder. Mari telusuri definisi dan penyebab kebiasaan ini!
Hoarding disorder adalah kebiasaan menimbun barang adalah sebuah perilaku yang melibatkan pengumpulan barang-barang dalam jumlah besar, meskipun barang tersebut tidak diperlukan atau bahkan tidak berguna lagi.
Orang yang memiliki kebiasaan ini akan menganggap barang mereka akan berguna suatu saat nanti atau memiliki nilai sentimental yang mendalam pada barang tersebut meskipun barang sudah usang atau rusak.
Baca Juga: Mengenal Tawas, Mineral Ajaib yang Efektif Untuk Bau Badan!
Kok bisa ya? kira-kira apa penyebabnya?
Penyebab Kebiasaan Hoarding Disorder:
Mengalami Gangguan Mental
Dilansir dari Alodok, Orang yang memiliki kebiasaan hoarding disorder ini mengalami gangguan mental, seperti depresi, skizofrenia, dan gangguan obsesif kompulsif (OCD).
Trauma atau Kehilangan
Kebiasaan Hoarding disorder ini juga bisa dipicu dari kejadian seperti setelah mengalami kehilangan atau trauma besar. Contoh kehilangan orang tersayang, kehilangan pekerjaan, dan sebagainya.
Baca Juga: Jurus Jitu Merawat dan Menutupi Bibir Hitam Untuk Memancarkan Warna Lipstikmu!
Kesulitan Mengambil Keputusan
Beberapa orang dengan kecenderungan hoarding disorder ini mungkin merasa kesulitan dalam membuat keputusan mengenai apa yang harus disimpan atau dibuang.
Hal ini bisa menyebabkan penumpukan barang dalam jumlah yang tidak terkendali.
Faktor Sosial dan Lingkungan
Lingkungan yang kurang mendukung atau pengaruh dari keluarga yang juga memiliki perilaku serupa bisa menjadi faktor pendorong kebiasaan ini. Hal ini biasanya juga mengacu dari faktor ekonomi penderita.
Kebiasaan Hoarding disorder ini juga dapat menyebabkan dampak yang buruk seperti:
Baca Juga: Era Cashless Merajalela, Budaya yang Marak di Kalangan Muda Indonesia, Menguntungkan atau Merugikan?
- Kondisi lingkungan yang tidak sehat dan kotor
- Produktivitas menurun
- Menimbulkan konflik dengan orang sekitar
- Kesulitan keluar masuk dan beraktivitas di rumah atau ruangan
- Kondisi rumah atau ruangan menjadi sarang kuman
Salah satu langkah pertama yang harus diambil adalah mencari bantuan dari profesional, seperti psikolog atau terapis yang berpengalaman dalam menangani gangguan perilaku seperti hoarding.
Oleh karena itu, penting bagi kita untuk lebih sadar tentang hoarding dan memberikan dukungan yang diperlukan bagi mereka yang membutuhkan bantuan.
(Najla Nadhifa W)


