PEPO.id - Pemakaian lensa kontak atau softlens saat ini tidak hanya ditujukan untuk keperluan medis, tetapi juga demi penampilan atau gaya. Sayangnya, banyak pengguna yang belum memahami risiko kesehatan di baliknya.

Softlens memang menawarkan kemudahan dan kepraktisan, terutama bagi penderita rabun dekat, rabun jauh, hingga astigmatisme. Selain itu, variasi warnanya membuat softlens diminati sebagai pelengkap penampilan.

Namun, di balik manfaatnya, penggunaan softlens yang tidak tepat bisa menimbulkan bahaya serius bagi kesehatan mata. Kebersihan dan cara pemakaian menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan.

Baca Juga: Ancaman Tersembunyi dari Gadget untuk Kesehatan Mata

Berikut ini beberapa risiko kesehatan akibat penggunaan softlens yang tidak benar:

  • Mata merah
  • Mata kering
  • Reaksi alergi terhadap softlens
  • Luka pada kornea
  • Iritasi mata
  • Infeksi mata

Dalam kasus yang parah, pemakaian softlens secara sembarangan bahkan dapat menyebabkan ulkus kornea hingga risiko kebutaan permanen.

Karena itu, jika Anda mengalami gejala seperti mata nyeri, merah, gangguan penglihatan, atau kepekaan terhadap cahaya, sebaiknya segera hentikan penggunaan softlens dan konsultasikan dengan dokter.

Baca Juga: 7 Cara Efektif Mencegah Katarak Sejak Dini, dari Gaya Hidup hingga Pemeriksaan Mata

Walaupun ada risikonya, lensa kontak tetap aman digunakan asalkan dipakai sesuai petunjuk dan kebersihannya terjaga. Beberapa tips penting berikut wajib Anda ketahui.

1. Ikuti instruksi pada kemasan.
Setiap jenis softlens memiliki petunjuk pemakaian berbeda. Perhatikan aturan dari produsen dan ikuti arahan dari dokter mata.

2. Jaga kebersihan softlens.
Bersihkan softlens dengan larutan khusus sesuai petunjuk. Hindari penggunaan saat mandi atau berenang, dan jangan gunakan kembali jika sudah rusak.

Baca Juga: Ini 10 Cara Ampuh Cegah Mata Lelah Akibat Layar Digital di Era Teknologi

3. Jangan gunakan saat tidur.
Tidur sambil mengenakan softlens bisa memperbesar kemungkinan terkena keratitis, yaitu peradangan pada kornea yang dapat menyebabkan gangguan penglihatan yang serius.

4. Rutin bersihkan tempat penyimpanan.
Bersihkan wadah softlens seminggu sekali menggunakan larutan pembersih, lalu biarkan terbuka hingga kering. Ganti tempatnya setiap tiga bulan.

Selain itu, penting untuk mencuci tangan sebelum menyentuh softlens, karena kuman bisa menempel meskipun tangan terlihat bersih.

Baca Juga: Mata Lelah? Ketahui Tips Menjaga Kesehaan Mata Berikut! Salah Satunya Menghindari AC

Softlens berwarna mungkin terlihat menarik, tetapi pengguna tetap harus waspada terhadap bahaya yang bisa muncul jika lalai dalam pemakaian.

Untuk penggunaan yang aman, sebaiknya konsultasikan dengan dokter mata guna mengetahui jenis softlens yang cocok dengan kondisi mata Anda.

Gunakan softlens sesuai petunjuk dan rawat dengan benar agar tetap aman dan nyaman tanpa mengorbankan kesehatan mata.

Baca Juga: Cara Merawat Bulu Mata Agar Tidak Rontok, Dijamin Bikin Terlihat Cetar Anti Badai