PEPO.id - Kue lapis merupakan salah satu kue tradisional yang paling populer di Indonesia.

Hidangan kue lapis ini terdiri dari lapisan-lapisan yang terbuat dari campuran tepung beras, santan, gula, dan pewarna makanan.

Tentu, berikut adalah resep kuliner untuk membuat kue lapis tradisional:

Bahan-bahan:

Baca Juga: 13 Kuliner Khas Pangkalan Bun yang Wajib Dicicipi, Cita Rasanya Dijamin Menggugah Selera

  • 250 gram tepung beras
  • 200 gram gula pasir
  • 800 ml santan dari 1 butir kelapa
  • 1 sendok teh pasta pandan (opsional)
  • 1/4 sendok teh garam
  • Minyak sayur secukupnya untuk olesan

Cara membuat:

Baca Juga: Profil Lengkap Nindy Ayunda yang Diduga Menyembunyikan Dito Mahendra Soal Kasus Senjata Api Ilegal

  1. Dalam mangkuk, campurkan tepung beras, gula, santan, pasta pandan (jika menggunakan), dan garam. Aduk rata hingga semua bahan tercampur rata dan tidak ada gumpalan.

     

  2. Ayak campuran melalui saringan jaring halus untuk tekstur yang lebih halus dan untuk menghilangkan gumpalan yang mungkin masih ada.

     

  3. Bagi adonan menjadi dua bagian yang sama. Biarkan satu bagian kosong dan tambahkan pasta pandan ke bagian lainnya agar berwarna hijau.

     

  4. Panaskan kukusan dengan api sedang hingga air di dalamnya mendidih.

     

  5. Olesi loyang persegi atau bulat dengan minyak sayur agar adonan tidak lengket. Tuang adonan putih ke dalam loyang dan kukus selama 10-15 menit atau hingga adonan terlihat mengeras.

  6. Setelah lapisan putih matang, tuang adonan hijau di atasnya secara perlahan. Pastikan lapisan hijau tidak mencair dan meresap ke dalam lapisan putih. Kukus kembali selama 10-15 menit atau hingga matang.

  7. Ulangi proses ini bergantian antara lapisan putih dan hijau hingga adonan habis dan terbentuk banyak lapisan. Pastikan setiap lapisan matang sebelum menuang adonan berikutnya.

  8. Setelah semua lapisan matang, kukus selama 30 menit terakhir atau hingga kue lapis benar-benar matang dan mengeras.

  9. Angkat kue lapis dari kukusan dan biarkan dingin sejenak sebelum dipotong-potong menjadi bentuk yang diinginkan.***