PEPO.id - Kadar kolesterol yang tidak tepat dapat menyebabkan efek yang tidak diinginkan yang disebut kolesterol tinggi.
Padahal, kolesterol jumlahnya kurang lebih sama dengan yang dibutuhkan tubuh. Oleh karena itu, Anda harus mewaspadai makanan yang bisa memicu kolesterol tinggi.
Kandungan yang tidak sesuai ini adalah kasus kadar kolesterol LDL (low density lipoprotein) yang tinggi dan kadar HDL (high density lipoprotein) yang sangat rendah di dalam pembuluh darah.
Berikut makanan yang bisa memicu kolesterol tinggi.
1. Makanan yang digoreng atau gorengan
Makanan yang digoreng dikenal tinggi kolesterol.
Oleh karena itu, banyak mengonsumsi gorengan yang kaya lemak trans akan meningkatkan kolesterol bahkan meningkatkan risiko penyakit jantung, obesitas, dan diabetes.
Menghindari gorengan memang sulit, namun bisa diselingi dengan alternatif lain seperti mengukus.
2. Produk susu dan turunannya
Produk susu dan turunannya seringkali memiliki efek kesehatan yang negatif, termasuk peningkatan risiko kolesterol.
Hal ini tidak lepas dari kandungan asam lemak jenuhnya yang meningkatkan kadar kolesterol LDL darah, lipoprotein dan trigliserida.
Susu dan mentega penuh lemak telah terbukti meningkatkan kolesterol LDL darah lebih dari makan keju.
3. Fast Food
Fast food adalah salah satu jenis makanan yang sangat digemari saat ini. Namun tahukah anda bahwa Fast food ini umumnya dapat mengakibatkan efek negatif pada Kesehatan.
Fast food atau makanan cepat saji tidak hanya mengandung kolesterol yang tinggi namun juga mengandung lebih banyak lemak.
Konsumsi fast food yang berlebihan dapat meningkatkan resiko yang buruk untuk kolesterol dalam darah.
Selain itu konsumsi fast food yang berlebihan juga cenderung berhubungan dengan meningkatnya beberapa penyakit kronis seperti penyakit jantung, obesitas, diabetes bahkan kanker.
4. Daging putih pada unggas
Daging putih pada unggas sama saja dapat meningkatkan kadar kolesterol darah sebagaimana daging merah pada sapi.
Kandungan lemak jenuh yang tinggi, baik dalam baik dalam daging berwarna putih maupun merah dapat meningkatkan jumlah partikel LDL dalam darah.
Oleh karena itu resiko kolesterol lebih tinggi terjadi pada orang yang mengkonsumsi daging merah dan daging putih yang mengandung lemak jenuh.
5. Jeroan
Jeroan atau daging organ dalam seperti ginjal dan hati hewan umumnya mengandung kolesterol yang tinggi.
Konsumsi jeroan secara berlebihan tidak menutup kemungkinan dapat meningkatkan kolesterol jahat dalam darah.
Itulah beberapa makanan yang sebaiknya dihindari. Kolesterol yang tinggi dapat menjadi pemicu resiko terjadinya penyakit-penyakit yang lebih berbahaya seperti penyakit ginjal, stroke, serangan jantung, dan sebagainya.
Kolesterol tinggi biasanya tidak menimbulkan gejala sehingga banyak orang yang tidak menyadarinya.***


