PEPO.id - Tumbuhnya uban sering kali dikaitkan dengan usia lanjut, padahal faktanya tidak selalu demikian. Uban dapat muncul karena faktor genetik, gangguan tiroid, atau penggunaan produk perawatan rambut tertentu.

Beberapa orang memilih mencabut rambut putih yang muncul demi menjaga penampilan tetap rapi. Namun, muncul anggapan bahwa mencabut uban akan membuat rambut putih bertambah banyak.

Anggapan tersebut ternyata tidak benar. Pertumbuhan uban yang bertambah setelah dicabut adalah mitos. Setiap helai rambut berasal dari satu folikel, sehingga mencabut uban tidak akan menyebabkan tumbuh lebih banyak uban di tempat yang sama.

Baca Juga: 4 Bahan Alami Ini Efektif Rawat Rambut Rusak, Rontok, dan Ketombe

Namun, rambut baru yang tumbuh tetap bisa berwarna putih karena penyebab dasarnya belum berubah. Dalam beberapa kasus, warna rambut bisa lebih terang atau gelap, tetapi tidak akan berubah drastis.

Uban muncul ketika sel pigmen pada folikel rambut berhenti memproduksi warna. Kondisi ini dapat disebabkan oleh penuaan alami, stres, atau kekurangan nutrisi tertentu.

Alih-alih mencabut uban, ada baiknya memahami risiko yang bisa timbul akibat kebiasaan ini. Beberapa di antaranya bisa berdampak buruk pada kulit kepala dan kesehatan rambut secara keseluruhan.

Baca Juga: Rahasia Rambut Lebih Halus dan Sehat: Hair Care Routine dengan Produk Terjangkau

Berikut ini efek samping mencabut uban yang perlu diwaspadai:

1. Kerusakan pada kulit kepala
Mencabut uban secara berulang dapat merusak sel-sel kulit kepala. Jika dibiarkan, bisa timbul luka, infeksi, atau bahkan jaringan parut yang menghambat pertumbuhan rambut baru.

2. Penipisan rambut
Menarik rambut dari folikel secara terus-menerus bisa membuat folikel menyusut atau mati, sehingga rambut tidak tumbuh lagi di area tersebut. Ini berisiko menyebabkan kebotakan atau rambut menipis.

3. Mengubah tekstur rambut
Rambut beruban cenderung lebih kasar dan kaku. Kondisi ini dipicu oleh menurunnya produksi minyak alami, sehingga rambut kehilangan kelembapan aslinya.

Baca Juga: Ciri-ciri Rambut Sehat yang Wajib Diketahui, Tak Perlu Khawatir Gatal dan Ketombe

Meski uban tidak bisa dicegah sepenuhnya, ada beberapa cara untuk mencegah uban tumbuh lebih cepat. Upaya ini bisa dilakukan melalui perawatan diri dan menjaga pola hidup sehat.

1. Suplemen nutrisi
Asupan vitamin seperti B12, B6, D, dan E sangat penting untuk menjaga kesehatan rambut. Kekurangan zat besi dan kolesterol baik juga bisa memicu uban dini.

2. Mengatasi stres psikologis
Stres kronis bisa mempercepat munculnya uban. Rutin melakukan meditasi, olahraga, serta tidur cukup dapat membantu mengurangi dampaknya terhadap tubuh.

Baca Juga: Cara Mudah Mengatasi Rambut Berminyak Agar Tidak Lepek dan Terlihat Bagus

3. Lakukan perlindungan rambut
Paparan sinar matahari dan polusi dapat mempercepat penuaan rambut. Gunakan pelindung kepala saat beraktivitas di luar ruangan untuk menjaga kondisi rambut tetap sehat.

4. Hindari bahan kimia yang keras
Beberapa produk perawatan rambut mengandung bahan kimia seperti amonia, ftalat, atau hidrogen peroksida yang dapat merusak pigmen rambut dan memicu uban.

Memeriksa komposisi produk sebelum digunakan sangat penting, terutama jika Anda memiliki kulit kepala sensitif atau riwayat rambut mudah rusak.

Baca Juga: 6 Cara Mencegah Kerontokan Rambut yang Ampuh, Dijamin Kuat Langsung ke Akar

Singkatnya, mencabut uban memang tidak menambah jumlahnya, namun tetap bisa menimbulkan kerusakan pada folikel rambut dan kulit kepala. Sebaiknya lakukan pencegahan uban dini dengan menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh dan memilih produk perawatan rambut yang aman.