PEPO.id - Meski rasanya pahit, pare atau Momordica charantia tetap menjadi salah satu sayuran favorit banyak orang, terutama di Indonesia. Selain sering diolah menjadi tumisan atau lalapan, pare juga sudah lama digunakan sebagai obat tradisional.

Pare tidak hanya bermanfaat sebagai bahan makanan, tetapi juga menyimpan segudang nutrisi yang baik untuk kesehatan. Kandungan vitamin, mineral, serat, dan antioksidan di dalamnya menjadikan pare sebagai makanan bernutrisi tinggi.

Pare dikenal kaya akan vitamin A dan C, folat, zat besi, serta nutrisi utama seperti karbohidrat, protein, dan lemak. Tak hanya itu, pare juga diperkaya dengan antioksidan seperti flavonoid, fenol, dan isoflavon.

Baca Juga: Kulit Kentang Ternyata Punya Banyak Manfaat untuk Kesehatan, Ini Penjelasannya

Berikut ini lima manfaat utama dari mengonsumsi pare secara rutin bagi kesehatan tubuh.

1. Mengendalikan kadar gula darah
Kemampuan pare dalam merangsang produksi insulin membuatnya bermanfaat untuk menjaga kestabilan kadar gula darah. Insulin sendiri berfungsi untuk mengubah glukosa menjadi energi, sehingga kadar gula dalam darah lebih terjaga. Inilah mengapa pare sering direkomendasikan bagi penderita diabetes, meski penggunaannya tetap perlu pengawasan medis.

2. Menurunkan kadar kolesterol
Ekstrak pare disebut-sebut dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Kandungan serat, kalium, dan antioksidan pada pare membantu mencegah penumpukan lemak di pembuluh darah yang bisa memicu penyakit jantung.

3. Menghambat pertumbuhan sel kanker
Kandungan antioksidan dalam pare membantu melindungi sel tubuh dari efek merusak radikal bebas. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pare memiliki potensi dalam menghambat pertumbuhan berbagai jenis kanker seperti kanker usus, lambung, payudara, hingga paru-paru. Namun, klaim manfaat ini masih membutuhkan penelitian lanjutan untuk dibuktikan secara ilmiah.

Baca Juga: Manfaat Minyak Zaitun untuk Kecantikan Kulit Wajah, Salah Satunya Sebagai Antioksidan

4. Menghambat infeksi virus
Beberapa riset juga menunjukkan bahwa pare mengandung senyawa antivirus yang berpotensi menghambat penyebaran virus dalam tubuh. Bahkan, penelitian awal menyebutkan bahwa pare mungkin memiliki efek menghambat virus HIV. Namun, efektivitasnya masih perlu kajian ilmiah yang lebih mendalam.

5. Menjaga berat badan tetap ideal
Rendah kalori dan kaya serat, pare cocok untuk kamu yang sedang menjalani program diet. Kandungan serat pada pare membuat perut terasa kenyang lebih lama dan bisa membantu menekan nafsu makan. Ini bisa membantu dalam pengendalian berat badan secara sehat.

Untuk mendapatkan manfaat optimal dari pare, pilihlah pare yang segar dan masih dalam kondisi baik. Hindari pare yang sudah layu atau berwarna kecokelatan.

Baca Juga: Bisa Tingkatkan Imun, Berikut Manfaat Konsumsi Semangka di Musim Hujan

Jika rasa pahit membuatmu enggan mengonsumsinya, kamu bisa mengurangi rasa pahit pare dengan merendamnya dalam air garam selama 30 hingga 45 menit sebelum dimasak.

Meskipun bermanfaat, pare tetap perlu dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. Terlalu banyak konsumsi bisa menimbulkan efek samping, terutama bagi orang dengan kondisi medis tertentu.

Bagi penderita penyakit tertentu, sangat dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum memasukkan pare ke dalam menu harian.

Baca Juga: Manfaat Konsumsi Petai Bagi Kesehatan, Salah Satunya Menjaga Daya Tahan Tubuh

Manfaat pare akan lebih terasa jika dikombinasikan dengan gaya hidup sehat. Pola makan seimbang, olahraga teratur, dan istirahat yang cukup akan membuat khasiat pare semakin maksimal.

Dengan segala manfaat yang ditawarkan, pare bisa menjadi salah satu pilihan sayur yang patut untuk dimasukkan ke dalam pola makan sehat sehari-hari.