PEPO.id - Film terbaru Karate Kid: Legends menghadirkan kisah yang menggabungkan warisan lama dengan cerita generasi baru.

Kisah dimulai dengan kilas balik di Okinawa tahun 1986, saat Mr. Miyagi menceritakan sejarah keluarganya kepada Daniel LaRusso. Ia mengenang penyelamatan leluhurnya oleh keluarga Han, yang kemudian mengajarkan kung fu. Dari situlah lahir penyatuan dua tradisi bela diri.

Cerita lalu bergeser ke masa kini di Beijing. Mr. Han, seorang shifu kung fu, mendapat kabar bahwa keponakannya, Dr. Fong, akan pindah ke New York bersama putranya, Li. Keputusan itu diambil agar Li menjauh dari dunia pertarungan setelah kakaknya tewas setahun lalu.

Baca Juga: Thunderbolts: Kebangkitan Sentry, Intrik Valentina, dan Lahirnya New Avengers

Sesampainya di New York, Li mencoba beradaptasi dengan lingkungan baru. Namun, ia justru diejek oleh Victor Lipani, pemilik sebuah kedai piza. Untungnya, putri Victor, Mia, membela Li dan menemaninya.

Masalah muncul ketika Li bertemu Conor Day, mantan pacar Mia yang posesif. Di kereta bawah tanah, Conor mengeroyok Li hingga terluka. Meski ditolong Victor, ibunya tetap kecewa dan memperingatkan Li agar tidak berkelahi.

Konflik berlanjut di sekolah. Conor kembali menyerang, bahkan menantang Li untuk ikut turnamen 5 Boroughs. Li yang belum siap, lagi-lagi kalah.

Baca Juga: The Thursday Murder Club: Misteri Pembunuhan yang Terungkap dari Masa Lalu hingga Kini

Di malam hari, Li menyaksikan preman menagih utang dari Victor. Dengan sisa kemampuan kung fu, ia berhasil melawan mereka. Dari situ, Victor yang ternyata mantan petinju meminta Li berlatih bersamanya.

Dalam sesi latihan, Li akhirnya membuka luka lama: ia merasa bersalah karena tak mampu menolong kakaknya, Bo, yang tewas ditikam. Trauma itu menghantuinya hingga kini.

Hubungan Li dan Mia sempat renggang akibat kesalahpahaman. Namun, keduanya kembali dekat saat menonton pertandingan tinju Victor. Sayangnya, Victor terluka parah karena lawan bermain curang dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Baca Juga: Mission: Impossible - The Final Reckoning: Pertarungan Terakhir Ethan Hunt Melawan The Entity

Merasa Li butuh bimbingan, Mr. Han datang ke New York. Ia langsung melatih Li dengan metode keras, bahkan menyerangnya secara tiba-tiba sebagai latihan mental.

Tak hanya itu, Mr. Han juga meminta bantuan Daniel LaRusso di California. Daniel akhirnya setuju melatih Li, menggabungkan karate dengan kung fu agar Li lebih siap.

Latihan intensif pun dimulai di atap gedung bersama Alan, teman mereka. Li mempelajari teknik kombinasi, termasuk strategi tendangan naga yang disiapkan untuk turnamen.

Baca Juga: Together: Horor Romantis yang Mengisahkan Cinta, Trauma, dan Kutukan Penyatuan Tubuh

Hari turnamen tiba. Li menghadapi lawan-lawan berat hingga bertemu Conor di final. Meski anak buah O’Shea berusaha mencederainya, Mr. Han dan Daniel berhasil melindunginya.

Pertarungan final berlangsung sengit di atap gedung. Conor sempat mendominasi, tetapi Li bangkit dan melancarkan strategi tendangan naga hingga menjatuhkan lawannya.

Momen penting terjadi ketika Conor mencoba menyerang dari belakang. Alih-alih membalas, Li menunjukkan belas kasihan. Sikap itu membuat Conor akhirnya mengakui kekalahannya.

Baca Juga: Freakier Friday: Kisah Ajaib Baru Pertukaran Tubuh Empat Generasi

Kemenangan Li membawa perubahan besar. Victor bisa melunasi utangnya dan membuka cabang piza baru. Sebagai bentuk terima kasih, Li mengirim piza ke Daniel di California.

Adegan penutup menghadirkan momen ringan. Daniel membagi piza dengan Johnny Lawrence, yang justru bercanda ingin membuka usaha bersama bernama “Miyagi-Dough.”