PEPO.id - Joy Division dipandang sebagai salah satu band legendaris yang lahir dari kota Manchester. Band ini dibentuk oleh Ian Curtis, Peter Hook, Bernard Sumner, dan Stephen Morris yang kemudian melejitkan nama mereka di dunia musik.
Ian Curtis tampil sebagai figur utama dalam perkembangan band tersebut. Dengan kepribadiannya yang unik, sisi kelam, serta pergulatan mentalnya, ia berhasil menciptakan identitas khas Joy Division.
Kisah hidup Ian Curtis kemudian diabadikan dalam film Control (2007), yang diadaptasi dari buku Touching From a Distance karya istrinya, Deborah Curtis.
Baca Juga: Jeon Somi Debut Akting di Film Thriller Perfect Girl, Angkat Realita Dunia K-Pop
Film ini digarap sutradara Anton Corbijn, yang lahir pada 20 Mei 1955. Ia berhasil memvisualisasikan sosok Ian Curtis dengan detail mendalam, lengkap dengan nuansa kelam yang melingkupinya.
Corbijn memilih gaya visual hitam putih yang mencekam untuk menggambarkan suasana 1970-an. Pilihan ini membuat film terasa autentik dan sesuai dengan aura Curtis.
Film dibuka di Macclesfield tahun 1973. Ian Curtis digambarkan sebagai pemuda pendiam yang mencintai musik dan sastra, dengan pengaruh dari David Bowie hingga James Morrison.
Baca Juga: Tumbal Darah, Horor Thriller-Action Menegangkan Tayang 23 Oktober 2025
Pertemuan awalnya dengan Deborah berawal dari perantara seorang teman. Dari sana, hubungan mereka berkembang hingga akhirnya menikah di usia muda.
Meski menikah, Curtis tetap aktif bergaul dengan teman-temannya. Bersama Deborah, ia kerap menghadiri konser, termasuk Sex Pistols yang kelak memengaruhi arah musik mereka.
Curtis kemudian membentuk band bernama Warsaw yang tampil perdana dengan lagu Leaders of Men. Tidak lama berselang, kelompok musik ini mengganti nama mereka menjadi Joy Division.
Baca Juga: Getih Ireng: Horor Viral yang Dibawa ke Layar Lebar dengan Titi Kamal dan Darius Sinathrya
Nama Joy Division diambil dari bordil yang digunakan tentara Jerman pada Perang Dunia II. Ciri khas band semakin kuat melalui musik bernuansa gelap dan penuh eksperimen.
Mini album perdana mereka bertajuk An Ideal for Living diluncurkan dan ditayangkan melalui Granada TV. Dari sinilah band mulai menarik perhatian lebih luas.
Konflik dan ambisi membawa mereka berhadapan dengan presenter sekaligus pemilik label Factory Records, Tony Wilson. Joy Division kemudian mendapat kesempatan tampil di layar televisi dengan membawakan lagu Digital.
Baca Juga: Sinopsis Film Horor Rest Area, Hadirkan Teror Hantu Kresek di Tempat Singgah Sunyi
Kehadiran Rob Gretton sebagai manajer semakin memperkuat posisi band. Mereka tampil di berbagai panggung, termasuk membawakan lagu Transmission yang memperluas basis penggemar.
Meski meraih popularitas, Curtis mulai diganggu oleh masalah kesehatan. Ia divonis epilepsi dan harus mengonsumsi obat-obatan yang memberi efek samping serius.
Di tengah tekanan karier dan rumah tangga, Curtis terlibat hubungan dengan jurnalis asal Belgia, Annik Honoré. Hubungan ini memperkeruh pernikahannya dengan Deborah.
Baca Juga: Film Mama: Pesan dari Neraka, Adaptasi Horor Viral Karya Nessie Judge Siap Hantui Bioskop
Deborah yang kecewa akhirnya mengajukan perceraian. Curtis semakin terpuruk dalam tekanan mental, konflik pribadi, dan kondisi kesehatannya yang memburuk.
Tragisnya, pada 18 Mei 1980, Curtis ditemukan tewas gantung diri di kediamannya. Tragedi ini meninggalkan luka mendalam bagi Deborah, rekan-rekan bandnya, dan penggemar.
Film Control sukses menggambarkan kembali kisah hidup Ian Curtis dan perjalanan Joy Division dengan penuh emosi. Seperti yang dikatakan Bernard Sumner, film ini membuat publik menyadari kembali betapa besar resonansi musik mereka bagi dunia.
Baca Juga: Jujutsu Kaisen Season 3 Tayang Januari 2026, Adaptasi Arc Culling Game Penuh Aksi
