PEPO.id - Detective Conan, atau dikenal juga sebagai Case Closed di beberapa negara, kembali menjadi sorotan besar dengan film terbaru berjudul One-Eyed Flashback.

Serial karya Gosho Aoyama yang pertama kali terbit pada 1994 ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya pop Jepang dan Asia.

Tokoh utama Shinichi Kudo, yang berubah menjadi Conan Edogawa setelah mengalami penyusutan tubuh, selalu hadir dengan kisah pemecahan misteri yang memikat.

Baca Juga: Pesugihan Sate Gagak Rilis Teaser, Gabungkan Komedi, Horor, dan Kritik Sosial

Selama puluhan tahun, waralaba ini terus berkembang lewat serial TV, OVA, film layar lebar, hingga produk merchandise yang selalu dinanti para penggemar.

Kini, film ke-28 Detective Conan: One-Eyed Flashback mencetak sejarah baru dengan pencapaian box office yang luar biasa di Jepang.

Dilansir dari ORICON News, film tersebut berhasil meraup pendapatan lebih dari ¥13,98 miliar atau sekitar US$97,1 juta hanya dalam 59 hari penayangan.

Baca Juga: Dee Company Undang Angelina Sondakh Saksikan Film Antikorupsi Jembatan Shiratal Mustaqim

Jumlah tiket yang terjual pun mencapai 9,65 juta, menjadikan film ini sebagai salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah waralaba.

Tak hanya itu, One-Eyed Flashback juga menjadi film Detective Conan dengan penayangan terluas, diputar di 522 bioskop sejak perilisan perdana.

Cerita film membawa penonton mundur ke sekitar sepuluh bulan sebelum masa kini, tepatnya di Pegunungan Yatsugatake, Prefektur Nagano.

Baca Juga: Janji Senja: Drama Keluarga Penuh Haru dengan Nuansa Budaya Maluku

Inspektur Kansuke Yamato diceritakan mengejar seorang tersangka dalam kasus perampokan senapan yang belum terpecahkan sejak delapan tahun lalu.

Dalam pengejaran itu, Yamato tertembak di mata kirinya dan nyaris tewas akibat longsoran salju yang melanda wilayah tersebut.

Meski selamat, ia harus menerima kenyataan kehilangan penglihatan sebelah, namun tetap melanjutkan tugas kepolisian.

Baca Juga: Anaconda 2025 Hadirkan Paul Rudd dan Jack Black dalam Petualangan Komedi-Horor di Amazon

Yamato kemudian mendapat laporan kasus baru tentang serangan misterius di Observatorium Radio Nobeyama yang menimbulkan kejanggalan.

Keanehan terjadi saat parabola observatorium bergerak tanpa sebab jelas, membuat trauma lama Yamato kembali menghantui.

Conan Edogawa, Kogoro Mori, dan rekan polisi lain pun ikut terlibat dalam penyelidikan yang penuh misteri.

Baca Juga: Him, Film Horor Olahraga Produksi Jordan Peele Resmi Tayang di AS

Investigasi ini membuka tabir tentang identitas ganda, dendam lama, hingga konspirasi kelam yang membayangi masa lalu Yamato.

Dengan latar musim dingin yang dramatis, alur penuh ketegangan, dan karakter kompleks, One-Eyed Flashback membuktikan bahwa Detective Conan masih menjadi waralaba yang relevan sekaligus mendebarkan bagi penonton.