PEPO.id - Film terbaru Pangku, debut Reza Rahadian sebagai sutradara, resmi menembus ajang Busan International Film Festival (BIFF) 2025.
Dalam festival yang berlangsung di Korea Selatan pada 17–26 September, film ini hadir dengan judul internasional On Your Lap dan bersaing di program Vision.
Reza mengaku masih sulit mempercayai karyanya bisa melakukan world premiere di BIFF, bersanding dengan film-film terbaik dari seluruh dunia.
Baca Juga: Wednesday Season 2 Ungkap 7 Misteri Mengejutkan, dari Asal-Usul Thing hingga Ancaman Ophelia Frump
Sejak awal, ia hanya ingin menciptakan karya yang tulus tanpa menargetkan ajang sebesar BIFF. Baginya, pencapaian ini adalah kejutan berharga.
“Ini semua lebih dari ekspektasi saya. Saya sendiri masih berpikir, ‘Oh, world premiere kita di sana?’ Jadi, ini hadiah yang luar biasa,” ujar Reza saat konferensi pers di Kemang XXI, Jakarta Selatan, Senin (8/9).
Meski begitu, Reza menegaskan dirinya tidak berharap membawa pulang penghargaan dari festival.
Baca Juga: Kpop Demon Hunters Geser Squid Game, Jadi Konten Terpopuler Sepanjang Sejarah Netflix
Ia menyebut masuk kompetisi saja sudah merupakan bentuk apresiasi besar atas kerja keras seluruh tim produksi.
“Kalau soal penghargaan, itu bonus. Saya sudah sangat bersyukur film ini bisa ikut kompetisi,” tambahnya.
Lebih dari itu, Reza berharap Pangku bisa membuka mata penonton dunia terhadap cerita-cerita lokal dari Indonesia.
Baca Juga: Kate Winslet Debut Sutradara Lewat Goodbye June, Film Keluarga Emosional di Netflix
Menurutnya, film ini mampu menghadirkan sudut pandang berbeda sekaligus mengingatkan kembali pada realitas yang terjadi di sejumlah wilayah yang jarang terekspos.
Reza juga menegaskan tidak menjadikan capaian ini sebagai standar dalam berkarya selanjutnya. Baginya, kejujuran dalam bercerita adalah prinsip utama.
“Festival hanyalah validasi, sebuah tantangan untuk saya sebagai sutradara di kancah internasional,” jelasnya.
Baca Juga: Film Street Fighter Resmi Rilis 16 Oktober 2026, Andrew Koji Jadi Ryu
Produser Gita Fara menambahkan, sambutan hangat dari industri film dunia datang bukan hanya karena nama besar Reza, melainkan kekuatan tema yang diangkat.
Menurut Gita, Pangku memiliki alur cerita universal yang bisa diterima lintas budaya, dengan pesan sosial yang kuat dan jujur.
Film ini bercerita tentang Sartika, diperankan Claresta Taufan, seorang perempuan hamil yang merantau demi masa depan anaknya.
Baca Juga: Yandy Laurens Antar Sore: Istri dari Masa Depan Wakili Indonesia di Oscar 2026
Di perantauan, Sartika bertemu Maya, pemilik kedai kopi yang dimainkan Christine Hakim. Setelah melahirkan, ia dirayu untuk bekerja sebagai pelayan yang menyuguhkan kopi sambil dipangku pelanggan.
Kehidupan Sartika berubah saat bertemu Hadi, seorang sopir truk yang diperankan Fedi Nuril, hingga kisahnya berkembang penuh dinamika.
Selain BIFF, Pangku juga direncanakan tampil di beberapa festival internasional lain, meski detailnya masih dirahasiakan. Film ini akan tayang di bioskop Indonesia mulai 6 November 2025.
Baca Juga: Denny Sumargo Ungkap Tantangan Jadi Pengisi Suara Utama di Film Animasi Panji Tengkorak
