PEPO.id - Industri perfilman Indonesia kembali mencatat pencapaian membanggakan di tingkat internasional. Aktris papan atas Laura Basuki berhasil meraih penghargaan Best Actress pada ajang bergengsi Asian Film Festival 2025 yang digelar di Roma, Italia.

Penghargaan itu diraih Laura Basuki berkat aktingnya dalam film Yohanna arahan sutradara Razka Robby Ertanto. Di film tersebut, ia dipercaya membawakan peran utama sebagai Yohanna, seorang biarawati muda yang tinggal di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kisah yang diangkat film ini begitu relevan sekaligus memilukan. Tokoh Yohanna digambarkan harus menghadapi realitas pahit berupa praktik eksploitasi anak di tengah situasi kemiskinan ekstrem di daerah tersebut.

Baca Juga: A Normal Woman: Film Psikologis Lucky Kuswandi yang Bongkar Luka Batin Perempuan Modern

Selain isu sosial, film juga mengulik sisi spiritual dan kemanusiaan. Yohanna dipaksa bergulat dengan dilema iman, rasa iba, serta realitas ketidakadilan sosial yang membelenggu sekelilingnya.

Performa Laura Basuki dinilai juri festival mampu menghidupkan karakter yang kompleks dengan kedalaman emosional luar biasa. Ia dianggap berhasil menghadirkan perpaduan kelembutan sekaligus ketegasan, kasih sayang sekaligus kekecewaan.

Prestasi di Roma menambah koleksi penghargaan Laura untuk film yang sama. Sebelumnya, ia juga dinobatkan sebagai Best Actress di Festival Film Tempo 2024 serta Jogja Netpac Asian Film Festival 2024.

Baca Juga: Tukar Takdir: Kisah Penyintas Kecelakaan Pesawat yang Mengubah Jalan Hidup

Tidak hanya itu, film Yohanna juga mendapat panen penghargaan di ajang Jogja Netpac Asian Film Festival 2024. Film Yohanna pun sukses menyabet sejumlah penghargaan bergengsi lain, termasuk Best Film, Best Director, Best Storytelling, Best Performance, hingga Best Cinematography.

Rangkaian prestasi tersebut menjadi bukti bahwa film Yohanna bukan sekadar karya biasa. Ia hadir sebagai film kuat yang mampu menyentuh banyak orang lewat narasi yang menggugah dan kualitas sinematografi yang memikat.

Hal lain yang membuat film ini istimewa adalah keberanian tim produksi melibatkan aktor-aktor lokal dari Sumba Timur. Sebagian besar pemain bahkan belum pernah memiliki pengalaman akting sebelumnya, namun berhasil memberi warna otentik pada film.

Baca Juga: Lupa Daratan: Drama Komedi Karya Ernest Prakasa Tayang di Netflix 2025

Kendati mendapat apresiasi luas di luar negeri, Yohanna sampai saat ini belum diputar secara resmi di bioskop Indonesia. Film tersebut masih berkeliling festival internasional sebagai bagian dari strategi distribusi.

Pendekatan ini umum dilakukan oleh film independen dan artistik. Tujuannya agar film mendapat pengakuan lebih luas di panggung festival internasional sebelum akhirnya dipersiapkan untuk rilis komersial.

Lebih istimewa lagi, Yohanna merupakan hasil kerja sama produksi lintas negara antara Indonesia, Inggris, dan Italia. Strategi distribusi yang matang menjadi kunci agar film ini mampu menjangkau audiens global maupun domestik secara maksimal.

Baca Juga: Film Horor Gundik (2025): Misteri Siluman Ular, Ritual Darah, dan Teror di Pantai Selatan

Meski begitu, penonton Indonesia tentu berharap karya ini bisa segera tayang di tanah air. Dengan pesan kuat yang diusung, Yohanna dianggap penting untuk disaksikan publik lebih luas.

Dukungan masyarakat dapat menjadi dorongan besar agar film ini bisa hadir di layar bioskop nasional. Penonton bisa ikut menyuarakan pentingnya Yohanna lewat media sosial, kampanye digital, hingga dorongan ke pihak bioskop.

Film ini membuktikan bahwa kisah dari daerah pelosok Indonesia bisa memiliki gaung internasional. Lebih dari sekadar tontonan, Yohanna adalah ajakan untuk berani melawan ketidakadilan sosial.

Baca Juga: Film A Business Proposal (2025): Kisah Cinta, Ambisi, dan Rahasia yang Tersingkap di Dunia Kuliner

Dengan tema spiritual, sosial, dan kemanusiaan yang kuat, Yohanna menjadi salah satu karya Indonesia paling diperhitungkan di panggung dunia. Film ini menyimpan pesan mendalam tentang keberanian, iman, dan empati.

Kini, publik menantikan kapan Yohanna akan hadir di bioskop nasional. Sebuah karya yang tak hanya mengharumkan nama Indonesia, tetapi juga menyuarakan isu-isu kemanusiaan yang tak boleh diabaikan.