PEPO.id -- Disney sudah merilis trailer baru dari film Mufasa: The Lion King yang dipenuhi dengan berbagai aspek-aspek film Lion King yang lain, sekaligus membungkan hujatan yang dilontarkan pada proyek film ini.
Film The Lion King di tahun 2019 adalah film yang mencapai penonton terbanyak sepanjang mas, karena film The Lion King merupakan film anak-anak dan pada 2019 kemarin banyak dari orang dewasa yang ikut menonton dikarenakan mereka orang dewasa yang menonton ingin melihat Kembali film favorit mereka saat kecil.
Tentu saja tidak mengherankan jika Disney memutuskan untuk membuat sekuelnya, meskipun film remake tahun 2019 ini mendapat banyak kritik pada saat perilisannya.
Hal ini semakin jelas terlihat dengan semakin banyaknya penonton yang mulai merasa bosan dengan upaya Disney untuk membuat ulang film-film animasi klasik mereka, keputusan ini tampaknya tidak sepopuler yang diharapkan, terutama di kalangan penggemar yang merasa bahwa inovasi yang dihadirkan tidak cukup memadai.
Dalam ajang D23 Brazil, Disney baru-baru ini meluncurkan trailer terbaru untuk Mufasa: The Lion King, yang dijadwalkan akan ditayangkan di bioskop sebelum Moana 2, Trailer ini memperkenalkan kisah masa muda Mufasa (diperankan oleh Aaron Pierre) dan saudaranya yang kelak menjadi Scar, Taka (Kelvin Harrison Jr.), yang ingin membangun kehidupan mereka sebagai singa yang dihormati.
Trailer ini juga mengungkapkan bagaimana Mufasa bertemu dengan calon istrinya, Sabari (Tiffany Boone), serta memperkenalkan karakter Zazu (Preston Nyman).
Selain itu, ada juga momen ketika Mufasa bertemu dengan Rafiki (Kagiso Lediga), yang akan memainkan peran penting dalam perjalanan hidupnya.
Mufasa: The Lion King ini juga menjadi sebuah narasi yang diceritakan oleh Rafiki yang lebih tua (John Kani), yang kini bercerita kepada putri Simba dan Nala, Kiara (Blue Ivy Carter), yang sebelumnya telah muncul dalam sekuel video langsung, The Lion King 2: Simba's Pride.
Penampilan Kiara dalam film ini menandai pertama kalinya Disney mengangkat elemen dari sekuel dan prekuel langsung ke video yang mereka rilis pada akhir 1990-an dan awal 2000-an.
Baca Juga: Scott Adkins Bintang John Wick 4 Akan Beradu Akting dengan Matt Damon & Ben Affleck Pada Film RIP
Ini adalah langkah yang agak berani, mengingat selama ini banyak penggemar dan studio animasi Disney sendiri yang memandang karya-karya tersebut sebagai produk sekunder yang kurang berharga dibandingkan dengan film-film animasi klasik utama.
Namun, tampaknya Disney kini mulai berani mengeksplorasi kembali materi tersebut, dengan harapan dapat memberikan perspektif baru yang lebih segar dan menarik.
Film Mufasa: The Lion King ini juga akan menghadirkan karakter Timon (Billy Eichner) dan Pumba (Seth Rogen), yang kali ini tampil dalam adegan-adegan masa kini bersama Kiara.
Seperti dalam The Lion King 1½, keduanya akan memberikan komentar-komentar yang menghubungkan peristiwa-peristiwa masa lalu dengan cerita yang sedang berlangsung, menambah dimensi humor dan nostalgia bagi penonton yang telah mengikuti perjalanan karakter-karakter ini sejak lama.
Seiring berjalannya waktu, materi yang sebelumnya dirilis sebagai video langsung ke rumah kini mulai dipandang dengan lebih serius oleh pembuat film.
Baca Juga: The Panturas Ajak Doel Sumbang Berselancar Di Rilisan Terbaru Mereka!
Apa yang dulu dianggap sebagai karya sampingan atau kurang penting kini mulai mendapat perhatian, bahkan dihargai sebagai bagian penting dari warisan Disney.
Alih-alih membuat prekuel The Lion King yang sekadar merupakan remake dari The Lion King 2: Simba’s Pride atau The Lion King 1½, para pembuat film mengambil elemen-elemen tertentu dari cerita-cerita tersebut, namun dengan pendekatan yang lebih inovatif dan kreatif.
Langkah ini diharapkan bisa meredam kritik yang menganggap bahwa The Lion King versi 2019 hanya sebuah salinan dari film aslinya, dengan memberikan sentuhan yang lebih baru dan berbeda, namun tetap mempertahankan esensi dari cerita yang sudah dikenal luas.
(Muhamad Syaghani)

