PEPO.id - Ada film yang bagus. Ada film yang bikin terkesan. Tapi hanya sedikit film yang membuat kita berharap bisa menontonnya kembali untuk pertama kali. Bagi sebagian penonton, film Sore: Istri dari Masa Depan adalah salah satunya.
Disutradarai oleh Yandi Laurens, film ini menyuguhkan sesuatu yang sangat personal dan emosional, hingga menonton ulang pun tak akan menyamai keajaiban saat pertama kali menyaksikannya.
Reaksi penonton terhadap film ini sangat beragam—ada yang terdiam, menangis, hingga memeluk sesama penonton tanpa kata. Sebuah bukti bahwa “Sore” tidak hanya dinikmati, tapi dirasakan dalam.
Baca Juga: Tayang Perdana di Netflix, Squid Game 2 Berhasil Torehkan Berbagai Pencapaian
Film ini dibintangi oleh Dion Wiyoko dan Sheila Dara Aisha. Menariknya, karakter Sore sendiri merupakan sosok istri dari masa depan, yang tiba-tiba hadir di masa kini dan menyimpan misteri emosional yang menyayat.
Yang membuat film ini unik adalah strategi promosinya. Para kreator film secara sadar memilih untuk tidak membocorkan jalan ceritanya ke publik, demi menjaga keutuhan pengalaman emosional penonton.
Bahkan penonton yang sebelumnya mengikuti versi serial web-nya pun dibiarkan tanpa konfirmasi apakah film ini adaptasi langsung atau hanya memiliki benang merah.
Baca Juga: Negeri Para Ketua; Perseteruan Antar Geng di Kota Medan dengan Nilai Toleransi dan Komedi
“Sore: Istri dari Masa Depan” memang sulit dijelaskan. Bahkan saat kamu mencoba menjelaskan pada orang lain, rasanya tidak akan memuaskan. Yang paling tepat adalah menyarankan mereka untuk menontonnya sendiri.
Film ini mengandung tiga momen emosional besar yang sanggup membuat penonton menangis karena alasan yang berbeda, salah satunya karena rasa haru yang tak bisa dijelaskan dengan logika biasa.
Yandi Laurens dan Mitha Anisa selaku kreator terlihat sangat peduli terhadap perasaan penonton. Mereka merancang alur dan emosi dalam film ini dengan sangat matang, bukan hanya demi cerita, tapi demi pengalaman.
Baca Juga: Puang Bos: Film Tentang Keindahan Kapal Pinisi Kebanggan Sulawesi Selatan dan Perayaan Cinta Sejati
Proses produksi yang dilakukan di Kroasia dan Finlandia menambah kesan internasional dan estetis yang tak biasa dalam film lokal Indonesia.
Cerita diawali dengan adegan yang membingungkan, namun perlahan membawa penonton pada sebuah pengalaman menonton yang kaya rasa dan menyentuh hati.
Kehadiran karakter Jonathan (Dion Wiyoko) dan Sore (Sheila Dara) terasa sangat hidup. Chemistry mereka tidak hanya kuat, tetapi juga berhasil membangun rasa penasaran dan empati mendalam.
Baca Juga: Danyang Mahar Tukar Nyawa: Pengorbanan Cinta yang Terjebak dalam Pesugihan
Sutradara Yandi Laurens tampaknya sangat sadar bahwa film bukan hanya soal cerita, tapi tentang bagaimana cerita itu dieksekusi secara sinematik dan emosional.
Dari penyutradaraan, akting, sinematografi, hingga scoring, semuanya dipadukan dengan baik untuk menyampaikan emosi yang kompleks dan menyentuh.
Review ini bahkan menyebut film ini sebagai “surat cinta” untuk para pecinta film, bukan hanya karena temanya, tetapi karena cara film ini merayakan sinema itu sendiri.
Baca Juga: Aksi Jahat Penuh Taktik Oleh Mr. Wolf dan Kompotannya Akan Diperlihatkan Pada Film 'The Bad Guys 2'
Penonton dianjurkan untuk datang ke bioskop dengan kondisi siap secara emosional dan bahkan dengan pesan “kencing dulu” agar tak melewatkan satu menit pun pengalaman emosional dalam film ini.
Dengan perasaan campur aduk yang ditinggalkan film ini, tak sedikit yang mengaku keluar bioskop dengan mata sembab dan hati penuh rasa syukur.
“Sore: Istri dari Masa Depan” adalah karya yang mengajak kita mengunjungi perasaan, tak hanya takut, sedih, atau bahagia, tetapi juga rasa yang belum tentu bisa kita beri nama.
Baca Juga: Kekacauan Alien Lucu Kembali Diperlihatkan Oleh Disney Pada Teaser Trailer Live-Action Lilo & Stitch
Jika kamu pecinta film yang mencari sesuatu yang berasa, bukan sekadar bercerita, maka film ini layak menjadi pengalaman sinematik paling berkesan dalam hidupmu.
