PEPO.id - Film Tuhan Izinkan Aku Berdosa yang rilis pada 2023 mengangkat kisah kelam seorang muslimah bernama Kiran. Terlahir sebagai lulusan pesantren yang cerdas dan bercita-cita menjadi pendakwah, hidupnya berbalik drastis setelah pengkhianatan dan fitnah yang ia terima.

Kiran awalnya hidup sederhana di kota perantauan, menuntut ilmu demi menegakkan syariat Islam. Ia tinggal di dekat salon milik sahabatnya, Mbak Ami, dan aktif dalam organisasi Islam. Hidupnya berubah saat Abu Darda, pemimpin organisasi itu, mengajaknya menikah siri.

Namun di hari akad, Kiran mengetahui bahwa pernikahan dilakukan secara resmi dan Abu Darda sudah memiliki dua istri. Merasa ditipu, Kiran menolak, tapi justru difitnah seolah dirinya yang memaksa menjadi istri ketiga. Fitnah ini menyebar cepat, membuatnya diusir dan diteror.

Baca Juga: Sri Asih Hadirkan Aksi Superhero Perempuan di Jagat Sinema Bumi Langit

Mbak Ami melindungi Kiran, namun tekanan datang dari segala arah. Bahkan kedua orang tuanya percaya fitnah itu. Pukulan terbesar datang saat ibunya menyalahkannya atas penyakit sang ayah yang semakin parah akibat berita miring tentang anaknya.

Dalam pelarian, Kiran bertemu Darul, anggota organisasi yang percaya padanya. Mereka menjadi dekat hingga terjerumus ke dalam dosa zina. Setelah itu, Darul menjauh demi ambisi politiknya, meninggalkan Kiran yang semakin kecewa pada Tuhan.

Kekecewaan ini membuat Kiran berubah. Ia bertekad menjadi pendosa dan hanya melayani pria-pria yang munafik. Bersama dosennya, Pak Tomo, ia menjadi wanita simpanan dan pelacur bagi orang-orang yang sok suci.

Baca Juga: 22 Menit Film Aksi Teror Thamrin yang Terinspirasi Kisah Nyata

Hidup Kiran bergelimang harta, namun kabar duka datang saat ayahnya meninggal. Sang ayah ternyata menahan diri berobat demi membiayai kuliah Kiran, berharap melihatnya menjadi pendakwah. Penyesalan muncul, tapi amarah pada Tuhan masih membara.

Kesempatan balas dendam datang saat Pak Tomo mengenalkannya pada Suganda, politikus religius yang sebenarnya bejat. Kiran merencanakan jebakan dengan kamera tersembunyi, namun aksinya ketahuan. Suganda mengirim anak buahnya untuk menangkap dan menyiksanya.

Kiran berhasil kabur dan kembali ke Mbak Ami, menitipkan flashdisk berisi bukti. Namun tak lama, Mbak Ami ditemukan tewas dibunuh. Flashdisk itu tetap selamat, dan Kiran melarikan diri ke kaki gunung.

Baca Juga: Bayang-Bayang Anak Jahanam Teror Misterius dari Anak Hasil Ritual Gaib

Di tempat persembunyian, Kiran kembali diburu. Pak Tomo, yang hidupnya hancur karena skandal, mencoba membunuhnya. Pergulatan di tepi tebing membuat mereka terjatuh. Pak Tomo tewas, sementara Kiran luka parah.

Tim SAR datang menyelamatkan Kiran. Di rumah sakit, ia menyaksikan berita penangkapan Abu Darda dan terungkapnya jaringan terorisme yang dipimpinnya. Kiran mulai kembali percaya pada Tuhan.

Meski begitu, Suganda tetap lolos dan bahkan terpilih menjadi walikota. Ia tampil di televisi, berbicara soal agama, membuat Kiran geram. Namun kali ini ia memilih fokus pada taubat.

Baca Juga: Gak Nyangka Film Komedi Mahasiswa Abadi yang Penuh Sindiran dan Tawa

Ibunya tetap menolak mengakuinya sebagai anak, masih percaya bahwa Abu Darda adalah korban. Penolakan itu menjadi luka batin yang sulit dihapus bagi Kiran.

Tiga bulan kemudian, Suganda kembali tampil di acara televisi. Mendadak, video skandalnya bersama Kiran diputar, membuat reputasinya hancur.

Rupanya, itu adalah langkah terakhir balas dendam Kiran. Setelah misinya selesai, ia memutuskan untuk benar-benar meninggalkan masa lalunya dan menata hidup.

Baca Juga: Seribu Bayang Purnama Kisah Perjuangan Petani Marga Jaya Melawan Tengkulak dan Fitnah

Film Tuhan Izinkan Aku Berdosa menutup kisah Kiran dengan pesan bahwa perjalanan dari ketaatan menuju dosa, dan kembali pada penyesalan, adalah pergulatan batin yang keras.