PEPO.id — Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pemasyarakatan atas dedikasi dan kontribusinya dalam pelayanan publik, saat menghadiri rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026 di Cibinong, Rabu (8/4).

Momentum tersebut diawali dengan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis dan penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat. Kegiatan ini dinilai sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam meningkatkan kesejahteraan warga, terutama melalui layanan yang langsung menyentuh kebutuhan dasar.

Rudy menegaskan, peran pemasyarakatan tidak hanya terbatas pada pembinaan warga binaan, tetapi juga memiliki kontribusi strategis dalam pelayanan sosial kepada masyarakat luas.

“Pengabdian yang dilakukan insan pemasyarakatan menjadi bagian penting dalam membangun pelayanan publik yang lebih humanis dan responsif,” ujarnya.

Baca Juga: Rudy Susmanto Dorong Birokrasi Bersih, Pastikan Jabatan ASN Berdasarkan Kompetensi

Ia juga menilai kegiatan sosial seperti bakti kesehatan dan bantuan sosial menjadi indikator nyata bahwa pelayanan pemerintah terus bergerak ke arah yang lebih inklusif.

Sementara itu, Agus Andrianto menekankan bahwa peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan tahun ini mengusung semangat kerja nyata dan pelayanan prima. Kegiatan tersebut, kata dia, merupakan bagian dari implementasi kebijakan nasional yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Agus menjelaskan, berbagai program prioritas pemerintah, mulai dari pembangunan infrastruktur pendidikan hingga program makan bergizi gratis, membutuhkan dukungan seluruh elemen aparatur negara.

Ia mengingatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk ASN, TNI, dan Polri, dalam memastikan program-program tersebut berjalan efektif dan tepat sasaran.

Baca Juga: Rudy Susmanto Ingatkan Warga Bogor, Buang Sampah Sembarangan Harus Dihentikan

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi menjadi kunci agar setiap kebijakan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Agus juga menyoroti pentingnya ketahanan pangan sebagai salah satu pilar utama pembangunan nasional. Ia mengajak masyarakat untuk mulai memanfaatkan lahan di lingkungan keluarga guna mendukung kemandirian pangan.

Melalui peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 ini, pemerintah berharap semangat pelayanan publik terus diperkuat, tidak hanya di lingkungan pemasyarakatan, tetapi juga di seluruh lini pemerintahan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pelayanan prima bukan sekadar slogan, melainkan harus diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.***