PEPO.id — Bupati Bogor Rudy Susmanto meminta pengelola Pasar Hewan Jonggol segera melengkapi berbagai fasilitas pendukung, mulai dari kandang inap ternak hingga ruang usaha bagi pelaku UMKM, agar pasar tersebut benar-benar menjadi pusat perdagangan ternak modern yang nyaman dan produktif.
Permintaan itu disampaikan Rudy saat meresmikan Pasar Hewan Jonggol, Kamis (6/8/2026). Menurutnya, keberadaan fasilitas yang lengkap akan memperkuat aktivitas ekonomi peternakan sekaligus memberi dampak lebih luas bagi masyarakat sekitar.
“Peternak yang datang dari luar daerah tidak selalu menjual seluruh ternaknya dalam satu hari. Karena itu pasar ini harus memiliki fasilitas yang mendukung, baik untuk ternaknya maupun untuk para peternaknya,” ujar Rudy.
Baca Juga: Semangat Nasionalisme, Rudy Susmanto Minta Warga Pasang Merah Putih di Rumah dan Tempat Usaha
Ia menilai Pasar Hewan Jonggol tidak boleh hanya berfungsi sebagai tempat transaksi jual beli ternak, tetapi juga harus menjadi pusat pelayanan yang mampu mengakomodasi kebutuhan peternak, pedagang, dan pelaku usaha kecil.
Rudy yang juga memiliki latar belakang sebagai peternak menekankan pentingnya kandang inap agar ternak dapat dititipkan sementara dengan aman. Selain itu, ia mendorong penyediaan tempat istirahat bagi peternak serta ruang usaha bagi UMKM agar aktivitas ekonomi di kawasan pasar semakin berkembang.
Menurutnya, penguatan fasilitas pasar akan berdampak pada meningkatnya kenyamanan transaksi, keamanan ternak, serta bertambahnya peluang usaha bagi masyarakat di sekitar Jonggol.
Baca Juga: Bupati Rudy Susmanto Dorong Birokrasi Bergerak Cepat Kawal Proyek Strategis Bogor
Peresmian Pasar Hewan Jonggol merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bogor menyiapkan infrastruktur penunjang pengembangan Bogor Timur sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Selain pasar hewan, Pemkab Bogor juga tengah mendorong pembangunan jalan tembus Transyogi–Sukaresmi, peningkatan konektivitas antarkawasan, dan penguatan sektor peternakan serta perikanan sebagai strategi pemerataan pembangunan wilayah timur Kabupaten Bogor.
Rudy berharap pasar ini dapat menjadi awal tumbuhnya ekosistem ekonomi peternakan yang lebih modern, terintegrasi, dan berdaya saing.
“Ketika fasilitasnya lengkap, peternak merasa nyaman, pedagang lebih mudah berusaha, UMKM ikut bergerak, maka manfaat ekonominya akan dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” katanya.
Pemkab Bogor optimistis Pasar Hewan Jonggol dapat berkembang menjadi salah satu pusat perdagangan ternak unggulan di Jawa Barat sekaligus memperkuat posisi Bogor Timur sebagai kawasan strategis yang terus tumbuh di masa depan.***



