PEPO.id — Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa penataan wilayah yang tengah dilakukan Pemkab Bogor mengedepankan pendekatan humanis, dengan memastikan aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan.

Penegasan ini disampaikan seiring berlanjutnya penataan di sejumlah wilayah, termasuk Babakan Madang dan Parung, yang menjadi bagian dari program pembenahan kawasan secara bertahap dan terintegrasi.

Menurut Rudy, penataan kawasan bukan dimaksudkan untuk menggusur, melainkan menciptakan lingkungan yang lebih tertib tanpa menghilangkan ruang usaha masyarakat.

“Penataan ini bukan untuk menggusur pedagang, tetapi untuk menata agar lebih rapi dan tertib. Di beberapa lokasi, pedagang tetap berada di tempat yang sudah ada dengan perbaikan fasilitas. Sementara di titik tertentu, kami lakukan penataan ulang dengan menyiapkan lokasi pengganti yang lebih layak,” ujarnya.

Baca Juga: Rudy Susmanto Perkuat Tata Kelola Perizinan untuk Dukung Pembangunan dan Tingkatkan PAD

Kebijakan tersebut mulai diterapkan di kawasan Pasar Parung, di mana pedagang kaki lima diarahkan menempati area resmi yang dikelola PD Pasar Tohaga.

Langkah ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan pasar yang lebih terorganisir sekaligus meningkatkan kenyamanan bagi pedagang dan pembeli.

Selain penataan sektor perdagangan, pemerintah daerah juga terus melakukan pembenahan infrastruktur publik secara bertahap.

Upaya ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan fasilitas yang lebih layak di tengah luasnya wilayah Kabupaten Bogor.

Rudy menegaskan, pembangunan dan penataan wilayah merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam mengelola pajak yang dibayarkan masyarakat agar kembali dalam bentuk pelayanan yang optimal.

Baca Juga: Tinjau Jembatan Ambruk di Rumpin, Wakil Bupati Bogor Gerak Cepat Pulihkan Akses Warga

“Kami memahami harapan masyarakat akan infrastruktur yang memadai. Perbaikan terus kami lakukan secara bertahap, mengingat luasnya wilayah Kabupaten Bogor yang terdiri dari 40 kecamatan, 416 desa, dan 19 kelurahan, serta jumlah penduduk yang sangat besar,” jelasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk turut mendukung proses penataan yang tengah berjalan, mengingat tantangan pembangunan di Kabupaten Bogor membutuhkan kolaborasi semua pihak.

“Kami mohon dukungan dari semua pihak. Tantangan yang dihadapi cukup besar, namun dengan kebersamaan, kita bisa mewujudkan Kabupaten Bogor yang lebih baik,” pungkasnya.***