PEPO.id — Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan Pemerintah Kabupaten Bogor tengah menyiapkan konektivitas antara Desa Cianten dan Desa Malasari untuk membentuk koridor wisata teh baru di wilayah Bogor Barat. Rencana tersebut diharapkan menjadi langkah strategis dalam mengintegrasikan potensi wisata alam, perkebunan teh, dan aktivitas olahraga wisata di kawasan kaki Gunung Halimun Salak.

Pernyataan itu disampaikan Rudy saat menghadiri Tour de Malasari seri kedua di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Minggu (9/8/2026). Menurutnya, pengembangan wisata tidak cukup hanya mengandalkan satu destinasi, tetapi perlu dibangun dalam bentuk jaringan kawasan yang saling terhubung.

“Kami sedang merencanakan konektivitas antara Cianten dan Malasari agar dua kawasan perkebunan teh besar di Kabupaten Bogor dapat terintegrasi menjadi satu koridor wisata,” ujar Rudy.

Baca Juga: Tour de Malasari Seri Kedua Diikuti Peserta Mancanegara, Bupati Bogor Siapkan Wisata Kelas Dunia

Ia menjelaskan, rencana tersebut akan menjadi bagian dari pengembangan rute Tour de Malasari pada 2027 sekaligus membuka peluang lahirnya jalur wisata baru yang lebih panjang dan menarik bagi wisatawan.

Menurut Rudy, Desa Malasari memiliki potensi besar karena berada di kaki Taman Nasional Gunung Halimun Salak dengan lanskap alam yang masih asri, udara yang sejuk, serta perkebunan teh yang menjadi daya tarik utama.

Selain memperkuat sektor pariwisata, konektivitas Cianten–Malasari juga diproyeksikan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat melalui pengembangan homestay, kuliner lokal, camping ground, overland, dan berbagai aktivitas wisata berbasis alam.

Rudy menekankan bahwa pembangunan infrastruktur jalan menjadi fondasi utama untuk membuka akses dan mempercepat pertumbuhan kawasan wisata tersebut. Pemerintah Kabupaten Bogor, kata dia, terus mendorong peningkatan kualitas jalan dan fasilitas pendukung lainnya di wilayah Malasari.

“Pengembangan wisata harus ditopang infrastruktur yang memadai agar wisatawan lebih mudah datang dan masyarakat bisa merasakan manfaat ekonominya,” katanya.

Baca Juga: Rudy Susmanto Perkuat Peran Camat, Tekankan Pelayanan Cepat dan Responsif untuk Warga Bogor

Ia juga membuka peluang kerja sama lintas daerah. Jika konektivitas wisata ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi, jalur wisata tersebut berpotensi terhubung hingga Pelabuhan Ratu dan selanjutnya tersambung dengan wilayah Lebak, Banten.

“Kalau ini bisa terwujud, kita akan memiliki koridor wisata yang menghubungkan Bogor, Sukabumi, hingga Lebak. Potensinya sangat besar untuk menggerakkan ekonomi kawasan,” ungkap Rudy.

Lebih jauh, Rudy berharap Tour de Malasari tidak hanya menjadi event tahunan, tetapi juga menjadi pintu masuk pengembangan sport tourism dan wisata alam terpadu di Bogor Barat.

“Tour de Malasari harus menjadi agenda rutin yang terus berkembang dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat, baik dari sisi pariwisata maupun ekonomi lokal,” pungkasnya.***