PEPO.id — Bupati Bogor Rudy Susmanto mengajak para kiai, ulama, guru, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah guna membangun sistem pendidikan yang lebih merata dan berkelanjutan di Kabupaten Bogor.
Ajakan itu disampaikan Rudy saat menghadiri Temu Akbar 110 Tahun Mathla’ul Anwar bertajuk Tebar Mawar 110 di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Rabu (12/8/2026).
Menurut Rudy, pembangunan pendidikan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Peran lembaga keagamaan dan masyarakat menjadi bagian penting dalam memperluas akses pendidikan, terutama di wilayah-wilayah yang belum sepenuhnya terjangkau fasilitas pendidikan pemerintah.
Baca Juga: Jelang HUT RI ke-81, Rudy Susmanto Serahkan Bendera Bersejarah ke 40 Kecamatan se-Kabupaten Bogor
“Pembangunan Kabupaten Bogor membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadirkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan,” ujar Rudy.
Ia menilai keberadaan madrasah yang dikelola Mathla’ul Anwar selama lebih dari satu abad telah memberikan kontribusi besar dalam mencerdaskan masyarakat hingga ke pelosok desa dan wilayah perbatasan Kabupaten Bogor.
Rudy menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah, ulama, guru, dan tokoh masyarakat perlu terus diperkuat agar pendidikan tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter, akhlak, dan semangat kebangsaan generasi muda.
Dalam kesempatan tersebut, Rudy juga menyampaikan komitmen Pemkab Bogor untuk mendukung penguatan pendidikan madrasah, termasuk melalui rencana revitalisasi madrasah-madrasah Mathla’ul Anwar pada 2027.
Menurutnya, revitalisasi tersebut bukan semata pembangunan fisik, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan anak-anak Kabupaten Bogor.
“Ini bukan hanya tentang membangun gedung. Ini tentang membangun tempat anak-anak kita belajar dan menyiapkan masa depan generasi Kabupaten Bogor,” katanya.
Baca Juga: Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Larang Aktivitas Alat Berat di Lahan Sengketa Sukajaya Sebelum Kondusif
Rudy juga mengapresiasi perjalanan panjang Mathla’ul Anwar yang berdiri sejak 1916 dan dinilai memiliki peran penting dalam sejarah pendidikan dan perjuangan bangsa Indonesia.
Ia berharap semangat pengabdian para ulama dan pendidik dapat terus menjadi inspirasi dalam membangun Kabupaten Bogor yang maju, sejahtera, serta tetap menjaga nilai-nilai agama, persatuan, dan kebangsaan.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bogor, pimpinan DPRD Kabupaten Bogor, Ketua PCNU Kabupaten Bogor, Ketua DMI Kabupaten Bogor, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, para ulama, kiai, tokoh masyarakat, dan pimpinan organisasi kemasyarakatan se-Kabupaten Bogor.***



