PEPO.id — Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Partai Golkar terhadap jalannya pemerintahan Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto dan dirinya.
Dukungan tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas sekaligus mempercepat pelaksanaan program pembangunan daerah.
Pernyataan itu disampaikan Jaro Ade saat menghadiri agenda silaturahmi Ramadan 1447 Hijriah yang digelar di Kantor DPD Partai Golkar, Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus partai, termasuk para Ketua Pengurus Kecamatan (PK).
Baca Juga: Jelang Mudik Lebaran, Bupati Bogor Minta Warga Lapor RT RW demi Cegah Kriminalitas
“Alhamdulillah, hari ini Ketua DPD, Wawan Haikal, mengundang 40 PK dalam agenda rutin tahunan ini. Pada kesempatan ini, saya mengucapkan terima kasih kepada DPD Partai Golkar yang telah memberikan dukungan penuh kepada kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto dan saya sendiri,” ujarnya.
Jaro Ade menuturkan, masa kepemimpinan mereka yang baru berjalan sekitar satu tahun menjadi fase krusial untuk meletakkan fondasi pembangunan jangka panjang.
Karena itu, ia berharap soliditas internal partai tetap terjaga demi mendorong akselerasi kinerja pemerintah daerah.
“Karena kami baru mengemban amanah selama satu tahun satu bulan, saya berharap keluarga besar Partai Golkar terus membantu mendorong dan membangun Kabupaten Bogor menjadi lebih baik,” ungkapnya.
Baca Juga: 10 Malam Terakhir Ramadan, Bupati Bogor Rudy Susmanto I’tikaf dan Tahajud Bersama Warga
Ia juga meminta kader Golkar berperan aktif mengawal berbagai program strategis, baik yang berasal dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, maupun pemerintah kabupaten.
“Kita ingin program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto serta program unggulan Kabupaten Bogor, yaitu Bogor Istimewa dan Bogor Gemilang, benar-benar tepat sasaran dan sesuai harapan masyarakat,” paparnya.
Lebih lanjut, Jaro Ade menegaskan partainya siap terlibat dalam evaluasi pelaksanaan kebijakan apabila ditemukan hambatan di lapangan.
Menurutnya, pengawasan internal menjadi bagian penting dalam memastikan program berjalan efektif.
“Jika program tepat sasaran, tentu kita semua bahagia. Namun, jika ada persoalan di bawah, saya tadi menyampaikan bahwa ada dua sistem yang harus dipahami kader, yaitu Musrenbang di tingkat birokrat dan Reses di tingkat legislatif. Keduanya adalah instrumen penyerapan aspirasi yang akan menjadi bahan diskusi bersama teman-teman fraksi,” pungkasnya.***



