PEPO.id — Pemerintah Kabupaten Bogor menyiapkan rangkaian kegiatan besar untuk memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 yang diperingati pada 3 Juni 2026.
Mengusung tema “Bergerak Serempak, Nyata Berdampak”, perayaan tahun ini akan diisi puluhan agenda budaya, olahraga, pelayanan publik, hingga pemberdayaan UMKM yang berlangsung sepanjang Mei hingga akhir Juni 2026.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan HJB bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum memperkuat kolaborasi masyarakat sekaligus mendorong pembangunan daerah yang berdampak langsung bagi warga.
“Di Hari Jadi Bogor ke-544 ini kami ingin mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bogor untuk bergerak serempak dan nyata berdampak. HJB bukan hanya seremoni tahunan, tetapi momentum memperkuat kebersamaan, menjaga budaya, membangun daerah, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Rudy Susmanto.
Baca Juga: Bupati Bogor Rudy Susmanto Ikut Wawancara Final Direksi BUMD, Fokus Penguatan PT Sayaga Wisata
Rangkaian HJB secara resmi dimulai pada 10 Mei 2026 melalui kegiatan Bogorun di Taman Budaya Sentul yang dilepas langsung oleh Rudy Susmanto. Pada hari yang sama, kemeriahan berlanjut lewat Festival Budaya Nusantara XVII di Stadion Pakansari.
Salah satu agenda yang paling menyita perhatian adalah program Gelar Pelayanan Publik 100 Jam Nonstop yang ditargetkan memecahkan rekor MURI. Selama lima hari berturut-turut, mulai 18 hingga 22 Mei 2026, Mal Pelayanan Publik Kabupaten Bogor akan beroperasi tanpa henti untuk melayani masyarakat.
Selain pelayanan publik, Pemkab Bogor juga menyiapkan sejumlah program edukatif dan hiburan, mulai dari webinar ASN, OB Van Teman FM Goes to School, festival budaya, festival olahraga tradisional, hingga pameran buku dan lomba kreatif bagi pelajar.
Menjelang akhir Mei, pusat pemerintahan Kabupaten Bogor akan semakin semarak dengan agenda HJB Run Night dan Car Free Night Istimewa pada 30 Mei 2026. Kegiatan tersebut akan diramaikan atraksi seni, barongsai, fire dance, hingga peresmian operasional Skywalk Tegar Beriman.
Keesokan harinya, masyarakat akan disuguhkan CFD Istimewa yang melibatkan berbagai kecamatan di Kabupaten Bogor. Sementara puncak HJB ke-544 dipusatkan di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, pada 2 hingga 3 Juni 2026.
Berbagai kegiatan disiapkan pada puncak perayaan, di antaranya Gowes Napak Tilas Bogor dari Pendopo Bupati Cibinong menuju Pendopo Bupati Malasari, pertunjukan wayang golek, turnamen voli, sidang paripurna HJB, hingga upacara resmi Hari Jadi Bogor.
Pemkab Bogor juga memasukkan agenda pelestarian lingkungan dalam rangkaian HJB melalui kegiatan Ngalokat Cai pada 5 Juni 2026. Agenda tersebut meliputi penebaran ikan endemik di Hulu Ciliwung, pengendalian ikan sapu-sapu di wilayah hilir, serta aksi bersih sungai serentak di 40 kecamatan.
Rangkaian HJB ke-544 akan ditutup melalui Helaran Budaya di kawasan Pakansari pada 28 Juni 2026, dilanjutkan dengan Gebyar UMKM di Cibinong City Mall sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Menurut Rudy Susmanto, seluruh agenda HJB tahun ini dirancang agar tidak hanya meriah secara seremoni, tetapi juga mampu menggerakkan sektor ekonomi, pariwisata, olahraga, dan budaya.
“Semangat HJB ke-544 adalah semangat kebersamaan. Bogor dibangun bukan oleh satu pihak, tetapi oleh seluruh masyarakat yang memiliki cinta terhadap daerahnya,” kata Rudy.***



