PEPO.id — Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan pentingnya membangun karakter generasi muda melalui pendidikan antikorupsi sejak usia dini.
Menurutnya, budaya jujur, disiplin, dan tanggung jawab harus mulai ditanamkan di lingkungan pendidikan agar lahir generasi yang berintegritas dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Hal itu disampaikan Rudy saat menghadiri peluncuran Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi (PAK) di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (11/5/2026).
Program tersebut diluncurkan bersama oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Kementerian Dalam Negeri sebagai langkah memperkuat pendidikan karakter di sekolah.
Baca Juga: Bupati Bogor Rudy Susmanto Ikut Wawancara Final Direksi BUMD, Fokus Penguatan PT Sayaga Wisata
Rudy Susmanto menilai, pendidikan tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga harus mampu membentuk mental dan moral generasi muda. Ia menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia menjadi investasi paling penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
“Apresiasi setinggi-tingginya atas diluncurkannya Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi sebagai upaya membangun budaya antikorupsi sejak dini demi mewujudkan Indonesia Emas 2045 dan masa depan tanpa korupsi,” ujar Rudy.
Menurutnya, penanaman nilai integritas sejak dini akan menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap bangsa dan masyarakat.
Rudy menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bogor mendukung penuh langkah KPK dalam memperkuat pendidikan karakter di sekolah-sekolah. Ia berharap nilai kejujuran dan tanggung jawab dapat menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari para pelajar.
Baca Juga: Rudy Susmanto Dorong Gerakan Bersama Wujudkan Lingkungan Bersih di Kabupaten Bogor
Dalam kegiatan tersebut, Rudy Susmanto menerima secara simbolis Panduan Pendidikan Antikorupsi bersama sejumlah kepala daerah lainnya. Ia hadir didampingi Sekretaris Daerah dan Inspektur Kabupaten Bogor.
Sementara itu, Ketua KPK RI Komjen Pol (Purn) Setyo Budiyanto mengatakan, pemberantasan korupsi harus dilakukan melalui pendekatan pendidikan sejak dini, bukan hanya lewat penindakan hukum.
Menurut Setyo, nilai-nilai integritas seperti kejujuran, disiplin, menjaga amanah, dan tanggung jawab perlu diajarkan secara sistematis di lingkungan sekolah agar membentuk budaya antikorupsi yang kuat di masa depan.
Melalui peluncuran panduan tersebut, pemerintah berharap lahir generasi muda Indonesia yang berkarakter, berintegritas, dan mampu membawa bangsa menuju masa depan yang lebih bersih serta bebas dari praktik korupsi.***



