PEPO.id — Memasuki 1 Ramadan 1447 Hijriah yang jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bogor.

Ia berharap bulan suci ini menjadi momentum memperkuat kebersamaan sekaligus memperbanyak amal kebaikan.

“Mudah-mudahan bulan Ramadan ini menjadi bulan yang penuh berkah bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bogor,” ujar Rudy, Rabu (18/2/2026).

Baca Juga: Bupati Bogor Pastikan Ramadhan di Tegar Beriman Tetap Hidup, UMKM Diberi Ruang Jualan 30 Hari Penuh

Pada malam pertama Ramadan, sejumlah masjid di Kabupaten Bogor telah menggelar salat tarawih berjamaah, di antaranya Masjid Nurul Wathon dan Masjid Baitul Faidzin.

Rudy mengapresiasi masyarakat yang telah lebih dulu melaksanakan ibadah, seraya mengajak seluruh warga untuk saling menghormati perbedaan waktu pelaksanaan.

“Kemarin pun sudah ada yang melaksanakan tarawih, dan itu kita hargai. Kita sama-sama menghormati,” katanya.

Selain mengajak masyarakat memakmurkan masjid dan musala, Rudy juga menyoroti potensi meningkatnya tawuran pelajar selama Ramadan.

Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak akan mentoleransi aksi kekerasan, baik di bulan suci maupun di luar Ramadan.

Baca Juga: Usai Puting Beliung, Rudy Susmanto Pimpin Penanaman 1.000 Pohon di Gelora Pakansari

“Jangankan di bulan Ramadan, di luar bulan Ramadan pun kita tidak perkenankan adanya tawuran antar pelajar. Ini bulan baik, bulan suci, bulan penuh berkah. Saatnya kita merajut kembali kebersamaan,” tegasnya.

Rudy mengingatkan bahwa generasi muda adalah aset masa depan Kabupaten Bogor.

Karena itu, ia mengajak para pelajar untuk memanfaatkan Ramadan sebagai momen memperkuat karakter, meningkatkan ibadah, dan membangun solidaritas sosial.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Bogor memastikan program pembagian takjil gratis tetap berjalan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Bahkan, tahun ini pemerintah menyiapkan ruang bagi pelaku UMKM untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan Ramadan.

“Bahkan tahun ini kita tambah, para pelaku UMKM kita siapkan tempat. Mungkin ada yang digratiskan, tetapi tidak semuanya,” ujarnya.

Rudy berharap masjid-masjid, termasuk yang dikelola pemerintah daerah, tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat selama Ramadan.***