PEPO.id — Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bogor tidak hanya berorientasi pada konektivitas dan estetika, tetapi juga harus dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan komitmennya menghadirkan fasilitas publik yang ramah bagi penyandang disabilitas, salah satunya melalui pembangunan Skywalk Tegar Beriman.
Komitmen tersebut disampaikan Rudy saat meninjau kondisi Skywalk Tegar Beriman sekaligus menyerap berbagai aspirasi masyarakat terkait kebutuhan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di sejumlah titik strategis Kabupaten Bogor.
Menurut Rudy, setiap pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah daerah harus mengedepankan prinsip inklusivitas agar manfaatnya dapat dirasakan seluruh warga tanpa terkecuali.
Baca Juga: Dua Tahun Berturut-turut WTP, Rudy Susmanto Minta Jajaran Pemkab Bogor Tak Cepat Puas
Skywalk Tegar Beriman, kata dia, dirancang tidak hanya sebagai sarana penyeberangan yang aman bagi pejalan kaki, tetapi juga memperhatikan kebutuhan kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas.
"Memang beberapa titik berharap ada, yang menyampaikan di depan Cibinong City Mall dan Simpang Empat Kandang Roda. Kebutuhan kita banyak, tapi satu per satu. Kita ingin pembangunan tidak sepenuhnya menggunakan APBD, melainkan melalui kolaborasi berbagai pihak untuk bersama-sama membangun Kabupaten Bogor," ujar Rudy.
Selain mengedepankan aksesibilitas, pembangunan infrastruktur tersebut juga dilakukan tanpa mengganggu program-program prioritas pemerintah daerah.
Rudy memastikan pembangunan Skywalk Tegar Beriman tidak menggunakan anggaran yang dialokasikan untuk penanganan kemiskinan maupun stunting.
Baca Juga: Dorong Pembangunan Efektif, Bupati Bogor Minta Anggaran Daerah Fokus pada Kebutuhan Masyarakat
"Kami tidak melakukan realokasi anggaran kemiskinan maupun stunting. Semuanya tetap berjalan penuh. Pembangunan Skywalk Tegar Beriman ini 100 persen berasal dari sponsor Bank Jabar," katanya.
Bagi Rudy, pembangunan fasilitas publik yang inklusif harus berjalan beriringan dengan pengelolaan anggaran yang sehat. Karena itu, Pemkab Bogor terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak agar pembangunan dapat terus berlangsung tanpa membebani APBD.
Meski telah selesai dibangun, Skywalk Tegar Beriman saat ini masih menjalani tahap evaluasi. Pemkab Bogor memutuskan menutup sementara fasilitas tersebut untuk memastikan seluruh aspek keamanan dan konstruksinya memenuhi standar yang ditetapkan.
"Kami minta tim pelaksana mengecek kembali seluruh struktur bangunan. Karena JPO ini baru selesai dan sudah digunakan dengan kapasitas cukup besar, kami ingin memastikan material dan konstruksinya benar-benar aman sehingga ke depan dapat dimanfaatkan masyarakat dengan nyaman," tegas Rudy.***



