PEPO.id — Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, mengajak masyarakat untuk menempatkan pendidikan tinggi sebagai prioritas utama dalam membangun masa depan generasi muda.
Ajakan tersebut disampaikan seiring berdirinya Universitas Islam Bogor, yang menjadi bagian dari pengembangan Pondok Pesantren Ummul Quro.
Transformasi dari lembaga pesantren menjadi perguruan tinggi dinilai sebagai langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan di Kabupaten Bogor.
Menurut Jaro Ade, proses berdirinya universitas tersebut tidak terjadi secara instan. Ia menyebut, fondasi awal telah dibangun oleh almarhum KH Helmi Abdul Mubin, yang merintis pesantren sebagai basis pendidikan.
Perjalanan panjang itu kemudian dilanjutkan oleh keluarga dan pengelola hingga berkembang menjadi institusi pendidikan tinggi.
Ia menilai keberhasilan ini menjadi bukti bahwa gagasan besar yang dijalankan secara konsisten mampu menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.
Kehadiran Universitas Islam Bogor pun diharapkan dapat memperkuat kualitas sumber daya manusia di daerah.
Lebih lanjut, Jaro Ade menekankan bahwa investasi paling bernilai saat ini adalah pada pendidikan.
Pemerintah daerah, bersama Rudy Susmanto, memberikan apresiasi atas kontribusi pesantren dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat.
Baca Juga: Pemkab Bogor Terapkan WFH, Rudy Susmanto Pastikan Pelayanan Masyarakat Tak Terganggu
“Kalau hanya mewariskan yang lain itu ada habisnya, tapi mewariskan ilmu adalah investasi yang luar biasa,” ujarnya.
Ia juga mendorong masyarakat, khususnya di wilayah Bogor Barat, untuk memastikan anak-anak mendapatkan akses pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi.
Menurutnya, pendidikan menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing sekaligus membuka peluang masa depan yang lebih baik.
Di akhir kegiatan, Jaro Ade menyampaikan apresiasi atas peran Pondok Pesantren Ummul Quro yang dinilai telah memberikan kontribusi besar, tidak hanya bagi masyarakat Bogor, tetapi juga bagi pembangunan bangsa secara luas.***



