PEPO.id - Siapapun yang mengetahui tempat misterius di Bogor Jawa Barat pasti akan menyebut salah satunya adalah terowongan kereta api yang biasa dikenal dengan Jembatan Paledang.
Lokasi spesifiknya ada di Jalan Paledang, dekat dengan Masjid At-Taufiq dan dekat dengan Shangri-La Hotel and Boutiques. Tempat ini menjadi topik hangat dan menarik banyak perhatian.
Terowongan kereta Paledang yang menghubungkan Kota Bogor dan Sukabumi memiliki panjang sekitar 10 meter.
Di atas terowongan terdapat Jalan Paledang yang setiap hari dilintasi kendaraan roda dua dan empat.
Baca Juga: 8 Inspirasi OOTD Rok Hijab, Padupadankan Dengan Fashion Item agar Makin Stylish
Selain dianggap sebagai tempat yang misterius dan angker, jalur kereta api Bogor-Sukabumi juga memiliki sejarah kelam terkait penderitaan kerja paksa pada masa penjajahan Belanda pada abad ke-18.
Kita sering lupa bahwa infrastruktur seperti jalan raya atau rel kereta api yang memudahkan kita bepergian dari satu tempat ke tempat lain sebenarnya dibangun melalui pengorbanan besar para pekerja paksa pada masa penjajahan Belanda.
Oleh karena itu, Jembatan Paledang memiliki asosiasi dengan sejarah tersebut. Jembatan Paledang seolah menjadi "perekam" atau saksi bisu dari sejarah tragis yang melibatkan banyak korban.
Selain itu, terowongan ini juga menjadi tempat terjadinya kecelakaan kereta yang menyebabkan kematian beberapa siswa SMA pada tahun 2000. Sejak tragedi tersebut, tempat ini sering menjadi lokasi kecelakaan serupa, di mana orang-orang jatuh dari atap kereta.
Baca Juga: Kisah Horor Hutan CIFOR Bogor, Terdapat Penampakan Kepala Buntung hingga Gerbang Istana Gaib
Hal yang aneh adalah semua korban selalu jatuh ke arah yang sama, yaitu ke arah kiri kereta (jika dilihat dari arah Stasiun Bogor).
Ketika malam tiba, banyak orang yang merasa takut untuk melintasi daerah sekitar jembatan ini karena suasana di sekitar terowongan terasa berbeda.
Banyak warga yang mengaku pernah melihat penampakan seseorang duduk di tengah rel, namun tiba-tiba menghilang. Ada juga laporan tentang penampakan sosok hantu tanpa kepala yang sering berjalan di sepanjang rel kereta untuk mencari kepalanya.
Kisah-kisah misterius ini bermula pada tahun 2000 ketika sekelompok pelajar SMA dari Kota Sukabumi ingin berlibur ke Bogor. Meskipun petugas kereta api telah memperingatkan mereka untuk tidak naik ke atap kereta karena akan melintasi jembatan yang sempit, peringatan tersebut diabaikan. Akibatnya, kelompok pelajar tersebut naik ke atap kereta. Pada hari itu, kereta api melaju dengan sangat cepat.
Baca Juga: Kumpulan Ide OOTD Wanita Jepang, Bikin Tampilan Kalian Makin Modis dan Keren
Dan saat-saat akan memasuki terowongan Jembatan Paledang tidak disadari oleh anak-anak yang berada di atap kereta api. Maka terjadilah kecelakaan tersebut, mereka yang tidak sempat untuk melompat untuk menyelamatkan diri.
Harus meregang nyawa karena terbentur dinding jembatan. Kepala mereka ada yang lepas dan tubuhnya hancur. Sebagian besar tubuh korban sudah tidak utuh lagi.
Tris, warga sekitar kampung Paledang mengiyakan cerita tersebut. Kecelakaan itu merupakan kejadian terbesar yang pernah terjadi di terowongan maut tersebut.
Sejak kejadian kecelakaan tersebut, banyak cerita menakutkan yang terjadi di terowongan Paledang.
Berbagai cerita mistis menyebar dari mulut ke mulut, mulai dari suara jeritan minta tolong, sampai penampakkan pria tanpa kepala.Tidak jarang warga yang melintas diatas terowongan menemukan hal-hal gaib.***

