PEPO.id - Kisah horor bekas gedung sanatorium di Bogor, Jawa Barat, belakangan menjadi sorotan.

Seorang pembuat konten bernama Duffy memposting video di Sumber Bucin TV berjudul “Rambut Kuntilanak Penghuni Panti Jompo Bogor” yang memperlihatkan pengalaman mengerikannya setelah mencari lokasi.

Dalam video tersebut terlihat berbagai kejadian mengerikan, mulai dari suara benda jatuh, nyanyian wanita, penampakan rambut makhluk astral, pintu terbuka dan tertutup secara otomatis, dan yang paling mengejutkan adalah penampakan boneka bergerak yang tiba-tiba bergerak di atasnya. Tempat sendiri dan kursi roda.

Baca Juga: Kumpulan OOTD Wanita Retro untuk Tahun Baru, Cocok untuk Acara Pesta Bersama Bestie

Dafi mengatakan, "Saya awalnya hanya ingin membuktikan cerita dari penduduk setempat yang mengatakan bahwa bangunan ini angker. Ketika saya datang dan melakukan penelusuran, saya benar-benar mengalami kejadian-kejadian horor.

Tetapi di antara semua kejadian tersebut, yang paling membuat saya ketakutan adalah saat saya melihat rambut kuntilanak, boneka yang berpindah-pindah, dan kursi roda yang bergerak sendiri."

Sebelum Dafi mengalami pengalaman mengerikan di lokasi tersebut, penduduk sekitar sudah lama tahu bahwa bangunan bekas panti jompo ini dianggap sebagai tempat yang sangat angker dan seringkali terjadi peristiwa yang tidak masuk akal.

Baca Juga: Resep dan Cara Membuat Tempe Bacem Manis, Cocok Disantap Dengan Menu Lainnya

Salah satu penduduk setempat, Pak Umar, mengatakan, "Kalau bicara soal angker, memang benar-benar angker.

Terjadi banyak kejadian aneh di sini. Saya sendiri pernah mengalami malam-malam melihat gorden yang terbuka sendiri dan tanaman di dalam ruangan yang bergerak-gerak, padahal tidak ada angin."

Pak Umar juga memberikan informasi bahwa sebelum menjadi panti jompo, lokasi ini dahulu digunakan sebagai tempat pembuangan mayat pejuang pribumi yang tewas karena tindakan penjajah Belanda.

“Kabarnya sih begitu. Gak heran lah kalau kemudian panti jompo ini banyak penunggunya,” Ungkap Pak Umar seraya menambahkan, bangunan panti ini dikosongkan sejak 2017 lantaran keberadaan panti dipindah ke kawasan Cibadak, Sukabumi.***