PEPO.ID - Indonesia tidak dijajah 350 tahun oleh Belanda. Cek kebenarannya dengan simak kisah awal mula kedatangan Belanda ke Indonesia dengan VOC nya.

Dalam sejarah, Indonesia tercatat dijajah selama 350 tahun. Namun, ternyata hal tersebut adalah suatu kebohongan dalam sejarah. Hal ini tidaklah tepat.

Adapun waktu 350 tahun merupakan merupakan awal mula kedatangan Belanda di Indonesia melalui VOC, bukan sebagai tanda bahwa Belanda menjajah Indonesia.

Baca Juga: Sejarah Perang Jawa, Makna, Penyebab, dan Strategi Pangeran Diponegoro dalam Melawan Penjajah Belanda

Lalu, bagaimanakah fakta yang sebenarnya dari penjajahan Belanda ke Indonesia? Apakah benar penjajahan Belanda ada hubungannya dengan VOC hingga disebut menjajah selama 350 tahun?

Mari kita simak fakta yang sebenarnya!

Sebagaimana yang diketahui, bahwa Belanda bukanlah negara pertama yang menjajah Indonesia. Adapun negara pertama yang menjelajahi wilayah Indonesia, terutama di bagian timur adalah Portugis.

Baca Juga: Kisah Sultan Hasanuddin, Dijuluki Ayam Jantan dari Timur yang Ditakuti VOC Penjajah Belanda, Punya Ilmu Kebal?

Kala itu, Belanda belum mengambil peran utama, mereka hanya berperan sebagai perantara atau pengecer rempah-rempah yang diperoleh Portugis dari Nusantara.

Pada tahun 1585, Belanda tidak lagi mengimpor rempah-rempah dari Portugis karena wilayah ini telah dikuasai oleh Spanyol. Kondisi ini mendorong bangsa Belanda untuk meluaskan eksplorasi samudra mereka.

Pada bulan April 1595, Belanda memulai perjalanan mereka menuju Nusantara dengan empat kapal di bawah komando Cornelis de Houtman.

Baca Juga: Sejarah Singkat Penderitaan Jalur Gaza Selama 75 Tahun, Konflik Serius Palestina dan Israel Sejak 1967

Rute yang mereka tempuh melibatkan pelayaran dari Pantai Barat Afrika ke Tanjung Harapan, melintasi Samudra Hindia, melewati Selat Sunda, hingga tiba di Banten.

Kedatangan rombongan Cornelis de Houtman disambut dengan baik oleh masyarakat Banten, yang memberikan izin kepada mereka untuk berdagang.

Namun, akibat sikap kurang sopan dari pedagang Belanda, mereka akhirnya diusir dari Banten.

Mereka melanjutkan perjalanan ke arah timur dan akhirnya mencapai Bali. Kemudian, pada bulan November 1598, rombongan kedua dari Belanda, yang dipimpin oleh Jacob van Neck dan Van Waerwyck, tiba di Banten dengan delapan kapal.

Kesuksesan perdagangan yang dialami oleh rombongan Van Neck mendorong kedatangan lebih banyak orang Belanda ke Indonesia. Akibatnya, persaingan ketat terjadi di antara pedagang Belanda sendiri.

Masing-masing kelompok dagang bersaing dengan keras. Mereka juga harus bersaing dengan pedagang dari Portugis, Spanyol, dan Inggris.

Untuk mengatasi masalah persaingan ini, VOC dibentuk pada tahun 1602 sebagai perserikatan dagang Belanda. Melalui VOC, perusahaan dagang swasta bersatu dan mengurangi persaingan di antara pedagang Belanda. 

Baca Juga: Resep Rahasia dan Cara Membuat Ayam Bakar Taliwang, Dijamin Bikin Nagih Karena Mudah Dimasak, Simak Yuk!

Berdirinya VOC juga menjadi awal dari dominasi Belanda di nusantara. Setelah berhasil memonopoli perdagangan rempah-rempah, menguasai Batavia dan sebagian Jawa, hingga mengendalikan raja-raja lokal, VOC menjadi simbol awal dari kolonialisme Belanda di nusantara.

Masa pemerintahan VOC dari tahun 1602 hingga 1800 dianggap sebagai periode kapitalisme, bukan penjajahan. Ini disebabkan oleh dominasi modal VOC yang memiliki tujuan komersial.

Pada periode ini, tidak ada tindakan atau terminologi yang mengindikasikan adanya penjajahan; hubungan ini lebih berfokus pada perdagangan rempah-rempah.

Baca Juga: Menjelajahi Kuliner Lombok: 10 Makanan Khas yang Harus Kamu Cicipi Sekali Seumur Hidup, Ada Ayam Taliwang!

Persaingan di antara pedagang Eropa pada periode ini juga diselenggarakan dalam konteks bisnis, bukan menggunakan metode penaklukan atau penindasan.

Maka dari itu, klaim bahwa Indonesia dijajah oleh Belanda selama 350 tahun disebut sebagai mitos.

Jika kita menghitung mundur dari tahun 1945, saat Indonesia merdeka, Belanda tidak mungkin menjajah selama 350 tahun, mengingat Cornelis de Houtman adalah orang Belanda pertama yang tiba di Banten pada tahun 1596.

Selain itu, nama "Indonesia" sendiri baru muncul pada tahun 1850, lebih dari dua abad setelah kedatangan pertama orang Belanda di Nusantara pada 1596.

Baca Juga: Penuh Keberanian, Deretan 10 Nama Pahlawan yang Berjuang Melawan VOC Belanda yang Merampas Rempah-Rempah

Sehingga, mengklaim bahwa Belanda telah menjajah Indonesia selama 350 tahun adalah tidak akurat.

Penting untuk dicatat bahwa pernyataan ini bukanlah kesalahan atau kesalahan penulisan; sebaliknya, klaim ini sering kali disebutkan oleh para tokoh bersejarah, termasuk Bapak Bangsa Indonesia, Ir. Soekarno, dalam pidato dan percakapannya dengan pemimpin asing. 

Pernyataan ini dimaksudkan untuk memotivasi rakyat Indonesia selama perang kemerdekaan melawan Belanda yang berusaha untuk kembali menjajah Indonesia setelah Proklamasi Kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945.