PEPO.id - Beberapa bulan belakangan ini, saya dilanda rasa bosan yang sangat mengganggu.
Untuk mengatasi kebosanan, saya memutuskan untuk kembali ke Facebook.
Saya pikir bermain Facebook akan menjadi kegiatan yang menyenangkan. Memang, saya bisa menemukan banyak hal menarik di Facebook.
Salah satu hal yang menyenangkan adalah bertemu dengan banyak orang baru.
Baca Juga: Rekomendasi Kuliner Lombok 2023, Kenikmatan Cita Rasa Masakan Tiada Duanya
Suatu hari seorang gadis meminta pertemanan melalui akun Facebook saya.
Buka profilnya, ternyata teman SMP (SMP) saya.
Tanpa pikir panjang, aku pun langsung menerima permintaan pertemanannya tersebut.
Tak lama setelah aku menerima permintaan pertemanannya, dia langsung mengirimkan pesan di Facebook.
Baca Juga: Nikita Mirzani Sebut Kepunyaan Rebecca Klopper Kecil: Kenapa Bentuknya Seperti Itu? Menurutku Lucu
"Masih ingat aku? Aku Renggani, teman sekolahmu dulu," tanya Renggani.
"Ya, Renggani ketua kelas yang suka marah kan? Ha ha," jawabku.
"Ya, yang suka marahin kamu," jawab Renggani.
Tanpa aku sadari, pesan tersebut menjadi awal kedekatan kami.
Dari pesan-pesan di Facebook, Renggani banyak bercerita tentang kehidupannya, mulai dari gagal menikah hingga pindah ke Jakarta.
Baca Juga: 13 Kuliner Khas Lombok yang Wajib Dicoba, Keunikan Cita Rasanya Bikin Ketagihan
Saat mengetahui Renggani ada di Jakarta, saya mengajaknya berkemah.
"Kalau aku mengajakmu berkemah, kamu mau?" tanyaku.
"Banget! Aku pengin menikmati suasana alam, sudah lama," jawabnya.
Awalnya, aku tak yakin Renggani akan menerima tawaranku untuk berkemah bersama. Pasalnya, kami sudah lama tak bertemu dan bercerita secara langsung.
Mungkin, kedekatan yang kami jalin di Facebook membuat Renggani menerima tawaranku.
"Kalau begitu, kita bertemu satu Minggu lagi," kataku.
"Siap bos," jawabnya.
Hari yang aku tunggu pun tiba, dengan penuh semangat dan kebahagiaan, aku berangkat menuju rumah Renggani.
Setelah sampai, aku sangat terkejut melihat wajah Renggani yang makin memesona.
"Cantiknya awet," kataku dalam hati.
Di awal pertemuan, kami berdua tak banyak bicara.
Kami pun langsung menuju ke tempat perkemahan yang berada di Bogor.
Singkat cerita, kami sudah sampai dan tenda sudah kami dirikan.
Saat malam hari tiba, Renggani menawarkan jasanya untuk membuatkan makan malam.
"Mau aku masakin apa?" katanya.
Baca Juga: 9 Makanan Ini Tidak Sehat untuk Dikonsumsi oleh Anak-anak, Salah Satunya Snack Buah
"Kan, aku yang mengajakmu, jadi aku saja yang masak," jawabku.
Tanpa banyak kata, aku langsung membuatkannya makanan istimewa, yakni mie godok Jawa.
"Waw, mie godok Jawa ya? Makanan kesukaanku," kata Renggani.
Setelah matang, kami berdua pun langsung menyantap mie godok Jawa tersebut di dalam tenda.
Renggani sangat menikmati mie godok Jawa buatanku, bahkan keringat mengucur deras di seluruh badannya.
Baca Juga: 9 Makanan Ini Tidak Sehat untuk Dikonsumsi oleh Anak-anak, Salah Satunya Snack Buah
"Kamu masukin cabai berapa?" tanya Renggani.
"Sepuluh," jawabku.
"Pantas saja, aku sampai mandi keringat begini, tapi masakanmu enak banget!" jawabnya.
Aku merasa sangat senang, karena Renggani sangat puas dengan mie godok Jawa buatanku.
Malam itu, aku berhasil membuat Janda itu berkeringat di dalam tenda, tentu dengan bantuan mie godok Jawa buatanku.***

