PEPO.id - Di Kabupaten Semarang terdapat Gunung Ungaran dengan ketinggian sekitar 2.050 meter.

Pengendara yang melakukan perjalanan darat ke arah selatan Semarang bisa melihat Gunung Ungaran yang berada di sebelah kanannya.

Namun Gunung Ungaran juga menyimpan cerita mistis, antara lain penampakan makhluk gaib dan kejadian aneh.

Salah satu ceritanya adalah seorang pendaki secara tidak sengaja bertemu dengan makhluk gaib saat mendaki salah satu jalur gunung.

Baca Juga: 5 Hal yang Bisa Menekan Risiko Katarak, Lindungi Mata dari Paparan UV

Saat itu, seorang pria asal Kota Semarang berangkat sendirian ke lokasi pendakian. Saat mendekati pendakian, dia mulai merasa cemas.

Namun, dia memutuskan untuk terus maju. Pendakian dimulai pada pukul 15.00 WIB, namun mengalami kesulitan karena medan yang terlihat lebih sulit dari perkiraannya.

Ketika sampai di sebuah hutan dengan lapangan yang luas, dia memutuskan untuk beristirahat. Ketika malam menjelang, dia memutuskan untuk berkemah di sana.

Setelah mendirikan tenda dan membuat api unggun, tiba-tiba suasana di sekitarnya menjadi sangat hening. Ini agak aneh, karena awalnya ada banyak suara dedaunan dan hewan yang mengisi kebisingan sekitar.

Baca Juga: Kisah Mistis Gunung Semeru, Cerita Pendaki Pernah Bertemu Sosok Wanita yang Sudah Meninggal Dunia

Tak lama, dia memutuskan untuk tidak peduli dan tidur. Tengah malam dia terbangun oleh suara erangan hewan liar. Dia mengira jiwanya sudah dalam bahaya karena melihat bayangan mirip harimau.

Namun, hanya beberapa saat bayangan dan suara itu hilang. Dia memutuskan untuk melihat sekitar.

Saat membuka tendanya, tak disangka sebuah sosok hitam besar ada di depan tendanya.

Tepat di samping sosok itu adalah macan kumbang yang hitam gelap, tapi matanya bersinar hijau.

Baca Juga: Sinopsis Film Korea Be With You, Kisah Keluarga Bahagia yang Terkena Musibah

Melihat itu pun, pendaki itu mulai membaca doa. Dia memejamkan mata. Kemudian, seolah-olah ada tawa datang dari sosok hitam itu.

Seperti ada suara teriakan dari dalam hutan. Dia pun kaget dan tak sadarkan diri. Saat terbangun, dia sudah berada di tengah hutan tanpa tenda dan api unggunnya.

Dia juga terbangun setelah dibangunkan oleh kelompok pendaki yang kebetulan lewat di dekatnya.***