PEPO.id - Kisah misterius rumah sakit terbengkalai di Solo, Jawa Tengah, sudah banyak diketahui warga kota Bengawan. Rumah sakit ini terletak di Kecamatan Laweyan, Kota Solo.

Menurut berbagai sumber, rumah sakit yang ditinggalkan itu digunakan untuk merawat korban wabah pes.

Rumah Sakit ini merupakan salah satu institusi kesehatan yang sudah ada di Solo sejak masa penjajahan Belanda.

Pada tahun 1980-an, rumah sakit lama ini digunakan sebagai rumah tim sepak bola Arseto Solo.

Baca Juga: Rekomendasi Wisata Bekasi 2024, Tak Perlu Jauh ke Luar Kota untuk Liburan

Arseto merupakan klub sepak bola yang sangat disegani oleh warga kota Bengabay karena prestasi gemilangnya.

Tim yang dikenal dengan sebutan 'Biru Langit' ini selalu berada di peringkat empat besar klasemen, bahkan berhasil meraih gelar juara di musim 1991-1992 dalam kompetisi Galatama, yang merupakan liga sepak bola tertinggi di Indonesia.

Namun, setelah kerusuhan tahun 1998, Arseto Solo menghentikan aktivitasnya. Rumah sakit tua yang sebelumnya digunakan sebagai tempat tinggal para atlet pun terbengkalai.

Setelah lama tidak berpenghuni, rumah sakit ini menjadi dikenal dengan aura misterius yang kuat di sekitarnya.

Baca Juga: Resep dan Cara Membuat Makaroni Schotel, Makanan Khas Italia Dengan Cita Rasa Lezat

Penduduk sekitar membenarkan cerita tentang rumah sakit yang ditinggalkan ini.

Konon, banyak kejadian aneh yang terjadi di bangunan yang ditinggalkan ini, seperti seringnya muncul sosok tinggi besar dan menakutkan di sekitar bangunan, yang penampilannya mirip dengan orang Belanda.

Tidak hanya itu, ada juga kisah aneh lainnya, seperti seorang penebang pohon yang datang ke area rumah sakit ini dan tiba-tiba lari ketakutan setelah bertemu dengan sosok kakek berpostur tinggi, berkulit hitam, dan berjenggot panjang.

Masyarakat sekitar juga meyakini bahwa area rumah sakit yang ditinggalkan di Solo ini dihuni oleh makhluk astral yang berwujud perempuan berambut panjang.

Hal ini karena sering terdengar tawa-tawa dari area rumah sakit yang ditinggalkan ini menjelang dini hari.***