PEPO.id - Lokasi pertama terletak di kawasan perumahan mewah Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Menurut cerita, rumah hantu tersebut adalah milik keluarga Lusi yang semuanya meninggal sebagai korban santet.

Suatu malam, Elora dan keluarga besarnya berkumpul untuk berdoa di rumah besar warisan Lusi dan Michael. Saat mereka berdoa, salah satu saudara laki-laki Elora tiba-tiba mengalami kesurupan.

Baca Juga: Resep dan Cara Membuat Es Kulkul Viral, Kini Bisa Dikreasikan Sendiri di Rumah

Ketika dalam keadaan kesurupan, dia berteriak, "kurang tumbal, kurang tumbal!" Saudari Elora yang tengah kesurupan tersebut baru pulih setelah seorang pendoa datang membantunya. Konon, dia kesurupan oleh roh halus yang ternyata adalah arwah Lusi.

 

Saat itu, Elora tidak mengerti maksud teriakan itu. Baru setelah dia mendiskusikannya dengan keluarganya, dia mulai memahaminya.

Elora dan keluarga besar menduga teriakan tersebut terkait dengan ritual yang dilakukan Luci dan Mikael di Gunung Kawe. Konon dalam upacara pesugihan jika ingin bertahan hidup harus ada pengorbanan yang sesuai.

Namun Elora tidak mampu membuktikan tuduhan tersebut, apakah benar atau salah.

Baca Juga: Resep dan Cara Membuat Soto Ayam Medan, Cita Rasanya Unik Bikin Nafsu Makan Meningkat

Namun kecurigaan tersebut semakin kuat jika dikaitkan juga dengan hantu menakutkan lainnya yang pernah muncul di rumah peninggalan keluarga Ruth.

Beberapa orang dari saudara Elora berulang kali mendengar suara-suara teriakan dari rumah Lusi.

Elora sendiri pun pernah menyaksikan dengan kepalanya sendiri. Sementara yang lainnya mengaku melihat Lusi, Michael, dan anaknya bergentayangan di rumah tersebut.

Singkat cerita, Elora dan saudara-saudaranya tak sanggup menempati rumah peninggalan keluarga Lusi. Rumah itu kemudian dibiarkan dan tidak dirawat hingga lama-kelamaan rapuh dan kini dalam kondisi sudah hancur di berbagai sisi.

Konon, warga sekitar juga pernah melihat penampakan misterius dan suara-suara jeritan dari rumah itu. Sejak itu, rumah itu dikabarkan sebagai rumah angker.***