PEPO.id - Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi berharap artis Wulan Guritno menjadi pendukung pemberantasan judi online.
Wulan Guritno sendiri kini tengah menghadapi dakwaan terkait promosi situs judi online.
Terkait kasus tersebut, Direktorat Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri telah mengundang Wulan Guritno untuk memberikan penjelasan.
Budi mengatakan mereka menunggu klarifikasi dari pihak kepolisian dan jika semuanya berjalan lancar, Wulan Guritno bisa menjadi duta pendukung pencegahan judi online.
Baca Juga: 8 Resort Populer di Lampung, Tempatnya Selalu Ramai Dikunjungi Wisatawan
Budi mengemukakan pendapatnya ini saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada hari Senin, tanggal 4 September 2023.
Budi menjelaskan bahwa Wulan Guritno tidak menyadari bahwa yang dia promosikan ternyata adalah judi online.
Berdasarkan pengakuan Wulan Guritno di media sosial, menurut Budi, artis tersebut beranggapan bahwa yang dia promosikan adalah permainan.
"Ini tidak hanya berlaku untuk satu artis saja, melainkan untuk semuanya, termasuk selebgram dan artis lainnya," katanya.
Baca Juga: Profil Lengkap Aaliyah Massaid, Wanita yang Dikabarkan Menjalin Hubungan Dengan Thariq Halilintar
"Mereka mengiklankan situs judi online di akun media sosial mereka, jadi begitulah, sekarang mereka akan dihadapkan pada tindakan hukum," sambung dia.
Menurut Budi, artis-artis yang dicurigai mempromosikan judi online bisa diberi kesempatan untuk menjadi duta anti-judi online.
Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri berencana untuk mengundang artis Wulan Guritno (WG) untuk memberikan klarifikasi terkait dugaan promosi situs judi online.
Adapun Wulan Guritno diduga mempromosikan judi online. Unggahan itu kembali diunggah oleh sejumlah akun di media sosial Twitter sehingga viral.
Baca Juga: Rekomendasi Resort di Lampung 2024, Cocok Dijadikan Tempat Menginap Bersama Keluarga
"Kami akan lakukan klarifikasi. Kita panggil yang bersangkutan seperti tadi disampaikan kita lihat unsurnya terpenuhi atau tidak," ujar Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Adi Vivid Agustiadi di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (30/8/2023).
Adi Vivid mengatakan, berdasarkan hasil penelusuran penyidik, video viral terkait Wulan Guritno itu adalah video lama yang dibuat pada 2020 lalu.
Namun, laman situs judi online yang dipromosikan Wulan Guritno masih aktif hingga kini. "Terkait masalah artis WG ya, setelah ditelusuri itu dibuat tahun 2020. Untuk website-nya sampai saat ini masih ada," kata dia.***

