Kekecewaan menyelimuti kubu Argentina setelah mereka harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 0-1 pada partai final Piala Dunia 2026. Kekalahan ini memupus harapan Argentina untuk mempertahankan gelar juara dunia. Namun di balik hasil tersebut, muncul harapan besar dari Angel Di Maria agar pelatih Lionel Scaloni tetap memimpin timnas.
Masa Depan Scaloni Menjadi Tanda Tanya
Usai pertandingan sengit yang harus diselesaikan melalui perpanjangan waktu tersebut, sorotan beralih kepada sosok Lionel Scaloni. Dalam konferensi pers yang berlangsung emosional, Scaloni tidak memberikan jaminan mengenai kelanjutan kariernya di tim nasional. Kendati demikian, kontrak kerja sang pelatih baru akan berakhir pada Desember 2026.
Situasi ketidakpastian ini memicu perhatian luas, mengingat peran vital yang diemban Scaloni dalam mentransformasi permainan Argentina selama ini.
Dukungan Penuh dari Angel Di Maria
Di tengah spekulasi mundurnya Scaloni, Angel Di Maria justru tampil menjadi suara yang mendukung keberlangsungan sang pelatih. Bagi Di Maria, Scaloni merupakan figur pemimpin yang masih sangat dibutuhkan oleh "La Albiceleste".
“Scaloni adalah pemimpin tim nasional, saya harap dia bertahan demi semua orang,” ujar Di Maria seperti dilansir AS.
Lebih jauh, Di Maria menekankan pentingnya proses jangka panjang yang telah dibangun Scaloni, khususnya dalam menyaring dan mematangkan talenta muda. Ia menilai proses tersebut tetap relevan meskipun hasil akhir di turnamen tahun ini tidak sesuai target.
“Dia membangun generasi pemain muda yang bagus yang sekarang muncul, dan sekecil apa pun itu membantu,” tambah pemain senior tersebut.
Meski menyadari keputusan ada di tangan pelatih, Di Maria tetap menyuarakan keinginannya sebagai bagian dari timnas.
“Saya harap dia bertahan; itu keputusannya. Scaloni, lebih baik dari siapa pun, tahu apa yang dia inginkan, tapi jelas sebagai orang Argentina, saya ingin dia lanjut,” katanya.
Catatan Prestasi Lionel Scaloni
Harapan yang dilontarkan Di Maria bukan tanpa alasan. Lionel Scaloni telah menangani Argentina sejak 2018 dan meninggalkan catatan prestasi yang gemilang. Di bawah arahannya, Argentina berhasil merengkuh gelar Copa America pada tahun 2021 dan 2024, serta membawa pulang trofi Piala Dunia 2022 dan Finalissima 2022.
Jejak keberhasilan ini menjadi fondasi kuat mengapa banyak pihak berharap Scaloni tidak angkat kaki lebih awal.
Urgensi Keputusan bagi Arah Tim Nasional
Isu mengenai masa depan pelatih timnas memiliki implikasi yang jauh melampaui sekadar hasil satu turnamen. Keputusan Scaloni akan sangat memengaruhi strategi pembinaan jangka panjang, termasuk keberlangsungan regenerasi pemain dan konsistensi identitas permainan tim.
Dengan kontrak yang berakhir Desember 2026, dukungan yang diungkapkan Di Maria mengingatkan publik bahwa evaluasi terhadap kinerja pelatih harus dilihat dari keseluruhan proses pembangunan tim, bukan semata dari kekalahan di partai final.



