PEPO.id - Stres adalah situasi yang bisa dialami oleh siapa saja. Beberapa penyebab yang mendasari stres seseorang juga berbeda-beda.

Kondisi stres tidak dapat dihindari, dan bahkan kronis, dapat menimbulkan konsekuensi serius bagi kesehatan fisik dan mental.

Jadi jika Anda merasa stres, wajar untuk mencari pengobatan.

Kabar baik untuk Anda, karena makanan dan minuman tertentu ternyata bisa membantu mengurangi stres.

Baca Juga: Resep Kue Talam Manis dan Gurih, Jajanan Tradisional yang Selalu Dicari Masyarakat

Berikut merangkum tujuh makanan yang mampu bantu kurangi stres seperti dikutip melalui Healthline.

1. Bubuk Matcha

 

Bubuk matcha yang populer ini kaya akan L-theanine, asam amino non-protein dengan sifat pereda stres yang kuat.

Kandungan asam amino matcha lebih unggul dari jenis teh hijau lainnya karena dibuat dari daun teh hijau yang tumbuh di bawah naungan, dan prosesnya meningkatkan kadar senyawa termasuk L-theanine.

Penelitian pada manusia dan hewan telah menunjukkan bahwa matcha dapat mengurangi stres jika cukup tinggi L-theanine dan rendah kafein.

Baca Juga: Resep Coto Makassar Empuk dan Gurih, Cocok untuk Hidangan saat Berbuka Puasa

2. Ubi Jalar

 

Sumber karbohidrat bergizi seperti ubi jalar dapat membantu menurunkan kadar hormon stres kortisol.

Meskipun kadar kortisol diatur dengan ketat, stres kronis dapat menyebabkan disfungsi kortisol, yang dapat menyebabkan peradangan, nyeri, dan efek samping lainnya.

Sebuah studi terhadap wanita gemuk menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi makanan kaya karbohidrat padat nutrisi memiliki tingkat kortisol saliva yang jauh lebih rendah daripada wanita yang melakukan diet.

3. Kimchi

 

Kimchi merupakan makanan favorit di kalangan penikmat K-drama.

Kimchi terbuat dari sayuran yang difermentasi seperti kubis Napa dan lobak, sejenis bakteri baik yang kaya akan probiotik yang kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan.

Penelitian menunjukkan bahwa makanan fermentasi dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan.

Misalnya, dalam penelitian terhadap 710 orang dewasa, mereka yang makan makanan fermentasi lebih sering mengalami lebih sedikit gejala kecemasan sosial.

Baca Juga: Tips Agar Tidak Terjebak dalam Friendzone, Segera Buat Batasan Hubungan

4. Telur

Telur sering disebut sebagai multivitamin alami karena nutrisinya yang baik.

Telur utuh kaya akan kolin yang telah terbukti memainkan peran penting dalam kesehatan otak dan dapat melindungi dari stres.

Penelitian pada hewan mencatat bahwa suplemen kolin dapat membantu respons stres dan meningkatkan suasana hati.

5. Bawang Putih

Bawang putih kaya akan senyawa sulfur yang membantu meningkatkan kadar glutathione. Antioksidan ini adalah bagian dari garis pertahanan pertama tubuh melawan stres.

Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa bawang putih membantu memerangi stres dan mengurangi gejala kecemasan dan depresi.

Namun, masih perlu lebih banyak penelitian pada manusia untuk itu.

Baca Juga: Resep Pancake Pisang Manis dan Legit, Menu Takjil Favorit Keluarga untuk Berbuka Puasa

6. Brokoli

Brokoli terkenal karena manfaat kesehatannya. Diet yang kaya sayuran juga dapat menurunkan risiko kanker tertentu, penyakit jantung, dan gangguan kesehatan mental seperti depresi.

Brokoli terbentuk dari beberapa nutrisi seperti termasuk magnesium, vitamin C, dan folat yang telah terbukti melawan gejala depresi.

Brokoli juga kaya akan sulforaphane, senyawa belerang yang memiliki sifat neuroprotektif dan dapat menawarkan efek menenangkan dan antidepresan.

7. Teh Chamomile

Chamomile adalah ramuan obat yang telah digunakan sejak zaman kuno sebagai peredam stres alami.

Teh dan ekstraknya telah terbukti meningkatkan tidur nyenyak dan mengurangi gejala kecemasan dan depresi.

Sebuah studi menunjukkan bahwa mengonsumsi 1,5 gram ekstrak chamomile mengurangi kadar kortisol saliva yang berhubungan dengan gejala kecemasan.***