PEPO.id - Salah satu faktor yang perlu di perhatikan Ibu Hamil selain mememnuhi nutrisi adalah berat badan janin. Bagaimana kita tahu berapa berat badan janin yang ada dalam tubuh Ibu?
Tumbuh kembang janin bisa dipantau dari dua hal, yaitu usia dan pertumbuhannya. Lewat USG dokter bisa memantau apakah bobot bayi sudah sesuai dengan usianya.
Janin dengan berat badan yang rendah berpotensi mengalami berbagai masalah kesehatan. Mulai dari kelahiran prematur, pertumbuhan yang terlambat, risiko penyakit jantung, hingga diabetes di usia dewasa.
Baca Juga: Manfaat Ikan Salmon Bagi Kesehatan Tubuh, Bisa Mengatasi Insomnia Lho!
Saat sudah diketahui berat badan janin dalam perut ibu hamil ada beberapa makanan yang bisa dikonsumsi Ibu untuk menaikan berat badan janin ke berat ideal.
Upaya menambah berat badan ini tidak bisa dilakukan dengan sekedar menambah porsi makan selama kehamilan. Anda juga harus memerhatikan kandungan gizinya.
Berikut merupakan beberapa jenis makanan dan minuman penambah berat badan janin yang sebaiknya Anda konsumsi.
1. Sayuran hijau
Asam folat merupakan salah satu jenis vitamin B yang sangat dibutuhkan selama kehamilan. Kandungan gizi ini akan membantu mencegah kecacatan fungsi otak dan tulang belakang janin.
Salah satu sumber terbaik asam folat ialah sayuran berwarna hijau. Pada awal masa kehamilan, Anda setidaknya membutuhkan 800 mcg asam folat setiap harinya.
2. Daging ayam
Daging ayam mengandung protein yang mudah diserap oleh tubuh ibu hamil. Dengan begitu, kesehatan ibu hamil akan terjaga dan berat badan janin dapat bertambah.
Bahan makanan ini juga kaya akan zat besi. Asupan zat besi yang mencukupi selama kehamilan akan membantu pembentukan sel darah merah pada janin dan mencegah anemia pada ibu hamil.
Baca Juga: Manfaat Lidah Buaya untuk Kesehatan, Kaya Vitamin yang Baik untuk Tubuh
3. Keju
Keju juga merupakan makanan penambah berat badan janin. Namun, usahakan untuk memilih jenis keju rendah lemak, seperti keju cottage.
Selain rendah lemak, keju cottage termasuk dalam salah satu keju dengan protein paling tinggi. Protein akan menjaga dan memperbaiki jaringan tubuh janin sekaligus membentuk antibodinya.
4. Ikan salmon
Kandungan asam lemak omega-3 pada sepotong salmon merupakan zat gizi yang baik untuk perkembangan janin. Zat gizi ini akan membantu perkembangan otak dan mata.
Selain itu, ikan salmon juga tinggi akan kalori yang dibutuhkan selama kehamilan.
Jika Anda khawatir dengan kandungan merkuri pada ikan, tenang saja. Mengutip dari laman American Pregnancy Association, salmon merupakan salah satu ikan dengan kandungan merkuri yang rendah.
5. Telur
Selain kandungan proteinnya yang tinggi, telur juga mengandung asam lemak omega-3, 13 jenis vitamin dan mineral, serta antioksidan.
Makanan ini juga mengandung kolin dalam jumlah yang tinggi. Asupan kolin selama kehamilan membantu perkembangan otak dan sumsum tulang belakang janin.
Pastikan Anda memasak telur sampai benar-benar matang. Telur setengah matang mungkin mengandung bakteri salmonella penyebab sakit perut dan diare.
6. Susu
Selain makanan, ada juga minuman penambah berat badan janin. Salah satu minuman yang baik dikonsumsi selama kehamilan yaitu susu ibu hamil.
Susu kaya akan vitamin D yang bagus untuk pertumbuhan gigi dan tulang janin. Minuman ini juga akan membuat kulit lebih sehat dan mata lebih tajam.
Ibu hamil disarankan mengonsumsi setidaknya 200–500 ml susu setiap hari untuk membantu meningkatkan berat badan janin.
7. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan tergolong sebagai makanan penambah berat badan janin berkat kandungan zat besi dan protein di dalamnya.
Tidak hanya itu, rutin mengonsumsi kacang selama hamil juga dapat membantu mengurangi risiko kelahiran prematur.
Selain itu, kacang-kacangan juga dapat meredakan sembelit sebagai salah satu keluhan umum ibu hamil.
Baca Juga: Manfaat Buah dan Sayur Berdasarkan Warna, Yuk Kenali Agar Bisa Mengetahui Nutrisinya
8. Yoghurt
Makanan penambah berat badan janin yang selanjutnya yaitu yoghurt.
Kandungan kalsium yang tinggi pada yoghurt akan menjaga perkembangan tulang dan gigi bayi Anda. Yoghurt juga akan menjaga fungsi jantung, saraf, dan otot.
Yoghurt juga kaya akan probiotik yang akan membuat perut ibu hamil terasa nyaman. Namun, pastikan Anda memilih yoghurt tawar tanpa gula atau bahan tambahan.
9. Ubi jalar
Kandungan beta karoten, vitamin A, B6, C, mineral, kolin, dan serat di dalam ubi jalar merupakan zat gizi yang dibutuhkan selama kehamilan.
Bukan sekedar meningkatkan berat janin, ubi jalar juga akan membantu pertumbuhan organ-organ vital pada janin. Organ vital ini di antaranya mata, hati, paru-paru, dan jantung.
Selain itu, Anda juga bisa mengurangi risiko tekanan darah tinggi saat hamil dengan mengonsumsi ubi jalar secara rutin.
10. Suplemen dan vitamin
Meski sudah memilih makanan yang bergizi selama kehamilan, Anda mungkin tetap membutuhkan suplemen dan vitamin prenatal untuk menambah berat badan janin.
Sebelum mengonsumsi suplemen dan vitamin tambahan, pastikan Anda telah berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.


