PEPO.id - Orang yang tidak cukup tidur lebih mungkin menjadi buta di kemudian hari, menurut sebuah penelitian yang dipimpin oleh sebuah tim di Beijing, China.
Orang dengan tidur mendengkur, susah tidur, dan tidur terlalu sedikit atau terlalu banyak di malam hari juga berisiko. Kondisi ini dikaitkan dengan risiko glaukoma yang lebih tinggi, kata para ilmuwan.
"Jika tidak diobati, jika dapat menyebabkan kehilangan penglihatan," ungkap National Health Service (NHS) seperti dikutip dari laman The Sun.
Mereka yang berisiko tinggi terkena penyakit ini termasuk orang dewasa berusia 70-an dan 80-an, menurut pejabat medis. Mereka harus menerima intervensi tidur.
Baca Juga: Resep Udang Asam Pedas, Mudah Dibuatnya nih Bunda untuk Sajian Makan Malam
Para ahli melihat data dari 400.000 orang yang mengambil bagian dalam studi Biobank Inggris. Mereka berfokus pada peserta berusia 40 hingga 69 tahun yang diikuti antara tahun 2006 dan 2010.
Para peserta ini kemudian dikunjungi kembali pada Maret 2021 untuk mengetahui apakah mereka menderita glaukoma. Informasi tentang tidur mereka juga dikumpulkan dan 8.690 kasus glaukoma diidentifikasi selama periode 11 tahun.
Paramedis menemukan orang yang mendengkur dan mengantuk di siang hari membawa 11 persen peningkatan risiko glaukoma. Sementara itu, insomnia dan durasi tidur pendek atau panjang dikaitkan dengan 13 persen peningkatan risiko.
"Mendengkur, kantuk di siang hari, insomnia, dan durasi tidur pendek atau panjang, secara individu atau bersama-sama, semuanya terkait dengan risiko glaukoma," tulis penulis studi tersebut.
Baca Juga: Tanggapi Pernyataan Loly, Nikita Mirzani Hanya Tersenyum: Sehat-sehat Pokoknya Ya
Temuan tersebut menggarisbawahi perlunya intervensi tidur untuk individu yang berisiko tinggi glaukoma serta skrining oftalmologis potensial di antara individu dengan masalah tidur kronis untuk pencegahan glaukoma.
Makalah BMJ muncul setelah penelitian menunjukkan mereka yang berjuang untuk tidur mungkin memiliki peningkatan risiko tekanan darah tinggi. Anda lebih berisiko terkena strok mematikan, gagal jantung, dan penyakit arteri jika memiliki kondisi tersebut.
Para ahli di LloydsPharmacy juga menemukan hampir setengah dari orang Inggris berjuang untuk tidur setidaknya tiga malam dalam sepekan, dengan satu dari 10 orang kesulitan tidur setiap malam.
Sekitar 5,5 juta orang mengalami hipertensi yang tidak terdiagnosis. Data dari LloydsPharmacy muncul setelah sebuah studi terpisah menemukan bahwa tidak cukup tidur setiap malam dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit mematikan.


