PEPO.id - Banyak mitos yang beredar di masyarakat mengenai penyebab munculnya kutil. Salah satunya adalah anggapan bahwa terkena darah ayam bisa menyebabkan kutil. Padahal, pernyataan tersebut tidaklah benar. Kutil muncul akibat infeksi virus, bukan karena faktor mistis atau kepercayaan yang tidak berdasar.

Kutil umumnya merupakan kondisi kulit yang tidak berbahaya dan bisa sembuh dengan sendirinya. Bentuknya kecil dan terasa kasar jika disentuh. Lokasi tumbuhnya kutil yang paling sering ditemukan adalah di area tangan, terutama jari-jari.

Ciri khas kutil lainnya adalah munculnya titik-titik hitam kecil di permukaannya. Bintik-bintik kecil tersebut merupakan kumpulan pembuluh darah kecil yang menggumpal di bawah permukaan kulit.

Baca Juga: Manfaat Daun Katuk Bagi Kesehatan Tubuh, Bisa Menyembuhkan Luka Lecet Lho

Penyebab Kutil yang Sebenarnya
Kutil disebabkan oleh infeksi virus human papillomavirus (HPV). Virus ini memicu pertumbuhan keratin secara berlebihan, yaitu protein keras yang menyusun lapisan luar kulit.

Berbagai jenis HPV menghasilkan jenis kutil yang berbeda-beda. Virus ini bisa menular dari satu orang ke orang lain melalui kontak langsung dengan kulit atau berbagi benda pribadi seperti handuk atau sepatu.

Selain itu, virus dapat menyebar di tubuh sendiri melalui beberapa kebiasaan seperti:

  • Menggaruk area yang terdapat kutil.
  • Mengisap jari atau menggigit kuku yang terdapat kutil bisa memicu penyebaran virus.
  • Mencukur area tubuh yang terinfeksi.

Baca Juga: Bisa Tingkatkan Imun, Berikut Manfaat Konsumsi Semangka di Musim Hujan

Lingkungan lembap dan kulit terluka juga jadi faktor risiko
Lingkungan lembap dengan permukaan kasar seperti area kolam renang atau kamar mandi umum, serta adanya luka terbuka pada kulit, meningkatkan risiko tertular HPV. Karena itu, disarankan untuk selalu mengenakan alas kaki di tempat umum yang basah.

Mereka yang memiliki daya tahan tubuh lemah lebih berisiko terpapar virus penyebab kutil. Ini termasuk penderita HIV/AIDS atau orang yang sedang menjalani pengobatan imunosupresif pasca-transplantasi organ.

Kelompok yang Rentan Terkena Kutil:

  • Anak-anak dan remaja cenderung lebih mudah tertular karena sistem kekebalan mereka belum terbentuk sepenuhnya terhadap virus HPV.
  • Orang dewasa dengan imunitas rendah.

Baca Juga: Tanda Jika Imun Sedang Lemah, Jangan Dibiarkan Ya!

Jenis-Jenis Kutil yang Umum Terjadi:

1. Kutil Biasa (Verruca Vulgaris)
Kutil ini memiliki permukaan kasar, menonjol, dan bisa menyerupai bentuk kembang kol. Umumnya muncul di bagian tubuh seperti buku jari atau siku, terutama pada area kulit yang terluka. Titik hitam di permukaan kutil dikenal sebagai kutil benih, yaitu pembuluh darah yang membeku.

2. Kutil Plantar
Jenis ini biasanya tumbuh di area telapak kaki, tumit, atau jari-jari kaki. Karena tekanan dari berat badan, kutil plantar tumbuh ke dalam dan terasa menyakitkan. Ciri khasnya adalah adanya titik hitam di tengah yang dikelilingi oleh jaringan kulit yang keras dan berwarna putih.

3. Kutil Datar (Verruca Plana)
Tidak seperti kutil biasa, jenis ini berbentuk datar, halus, dan membulat. Warna kutil bisa kuning, cokelat, atau menyerupai kulit. Kutil jenis ini umumnya tumbuh di bagian wajah atau lengan dan sering muncul dalam jumlah banyak secara bersamaan. Untungnya, jenis ini sering hilang tanpa pengobatan.

Baca Juga: Manfaat Tertawa Bagi Kesehatan Tubuh, Salah Satunya Meingkatkan Sistem Imun

4. Verruca Filiformis
Kutil ini berbentuk memanjang dan tipis, menyerupai benang. Lokasinya sering muncul di wajah, seperti di kelopak mata, leher, atau di bawah lengan (ketiak).

5. Kutil Mosaik
Sering kali dikira tahi lalat karena warnanya mirip kulit. Kutil ini biasanya tumbuh berkelompok. Meski tidak mengandung nanah, jika terinfeksi bisa menimbulkan peradangan dan membutuhkan antibiotik.

Dengan mengenali jenis dan penyebab kutil, kita bisa lebih mudah mengambil langkah pencegahan. Misalnya dengan menjaga kebersihan diri, menghindari berbagi barang pribadi, dan menjaga daya tahan tubuh.

Baca Juga: Manfaat Mandi Pagi Menggunakan Air Dingin yang Belum Diketahui, Bisa Meningkatkan Imun Tubuh Lho!