PEPO.id - Pengalaman menstruasi bisa berbeda-beda bagi setiap perempuan. Ada yang merasa baik-baik saja, namun ada juga yang merasakan kram hebat, perubahan suasana hati, dan gejala PMS lainnya. Tak jarang, muncul berbagai mitos terkait makanan dan minuman yang sebaiknya dikonsumsi atau dihindari selama haid.

Salah satu mitos yang sering beredar adalah larangan minum air dingin karena dianggap bisa menyebabkan darah menggumpal. Padahal, tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim tersebut. Jadi, minuman apa saja yang perlu dihindari dan mana yang baik dikonsumsi selama masa haid? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

  • Minuman yang Dilarang Saat Haid

Tidak ada larangan mutlak terhadap minuman tertentu selama haid, namun beberapa jenis minuman diketahui dapat memperparah gejala yang dirasakan sebagian wanita. Ini dia daftarnya:

Baca Juga: Minum Kafein Sebelum Olahraga Terbukti Tingkatkan Pembakaran Lemak, Ini Penjelasannya

1. Minuman berkafein
Kopi, teh hitam, atau minuman energi dengan kandungan kafein dapat memicu kegelisahan, membuat perut terasa tidak nyaman, dan bahkan meningkatkan rasa nyeri. Selain itu, kafein bersifat diuretik sehingga bisa menyebabkan dehidrasi ringan yang memperburuk gejala haid.

Konsumsi kafein dapat memperburuk mood, menambah rasa mudah marah, serta memperjelas gejala PMS. Karena itu, menghindari konsumsi kafein saat haid bisa menjadi langkah bijak untuk menjaga kestabilan emosi.

2. Minuman berkarbonasi
Minuman berkarbonasi sering dipercaya secara keliru dapat mempercepat datangnya menstruasi. Nyatanya, soda tidak berpengaruh pada siklus menstruasi, dan justru bisa menimbulkan kembung serta memperburuk kram perut.

Baca Juga: Peneliti: Konsumsi Alkohol Meningkatkan Risiko Lebih dari 60 Penyakit, Simak Penjelasannya

Soda mengandung gas yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada saluran pencernaan. Pada saat menstruasi, kondisi ini akan membuat perut terasa makin tidak enak, sehingga sebaiknya dihindari.

3. Minuman beralkohol
Alkohol memengaruhi produksi hormon dalam tubuh. Fluktuasi hormon saat haid bisa jadi lebih tidak stabil jika ditambah konsumsi alkohol, yang bisa memperparah perubahan mood.

Mengonsumsi alkohol saat menstruasi bisa meningkatkan rasa nyeri di perut atau punggung, sehingga sebaiknya dihindari selama haid.

Baca Juga: Rutin Minum Air Putih Sebelum Tidur, Ini 5 Manfaat Penting untuk Kesehatan Tubuh

Perlu diingat bahwa reaksi terhadap jenis minuman bisa berbeda pada setiap individu. Jika kamu mengalami ketidaknyamanan berlebih akibat konsumsi suatu minuman saat haid, tidak ada salahnya berkonsultasi dengan dokter.

  • Minuman yang Direkomendasikan Saat Haid

Tak hanya minuman yang perlu dihindari, penting juga untuk mengetahui minuman yang dianjurkan saat menstruasi. Berikut beberapa pilihannya:

1. Air putih
Air putih menjadi pilihan utama dan paling penting untuk dikonsumsi selama haid. Kehilangan cairan akibat darah menstruasi dapat menyebabkan tubuh kekurangan cairan, dan ini bisa memperburuk rasa lelah serta nyeri. Minumlah minimal delapan gelas air per hari untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Baca Juga: Teh Kombucha: Minuman Fermentasi yang Populer dan Kaya Manfaat Kesehatan

Dengan menjaga elastisitas jaringan dan melancarkan sirkulasi darah, terutama di rahim, air putih dapat membantu mengurangi kram.

2. Teh herbal
Teh seperti chamomile, peppermint, dan jahe merupakan pilihan ideal selama haid. Jahe mampu meredakan kram, sementara chamomile dan peppermint membantu menenangkan sistem pencernaan. Teh herbal ini biasanya bebas kafein sehingga aman dikonsumsi saat haid.

3. Raspberry leaf tea
Raspberry leaf tea diyakini bermanfaat untuk menstabilkan siklus haid dan meredakan nyeri perut. Ini adalah alternatif alami yang bisa dicoba bagi kamu yang ingin menghindari obat pereda nyeri.

Baca Juga: Minum Air Hangat atau Dingin? Ini Manfaat dan Waktu yang Tepat!

4. Minuman hangat
Minuman hangat seperti teh jahe atau air lemon dapat memberikan rasa relaks, merilekskan otot rahim, dan mengurangi kontraksi yang menyakitkan.

Selain itu, minuman hangat dapat memperlancar aliran darah ke daerah panggul dan membantu meredakan nyeri menstruasi.

5. Jus sayuran dan buah-buahan
Sayur dan buah kaya akan vitamin serta antioksidan. Contohnya, jus buah seperti delima dan ceri memiliki manfaat untuk mengurangi inflamasi dan nyeri saat haid. Kandungan nutrisinya juga membantu memulihkan energi tubuh selama haid.

Baca Juga: Manfaat Jus Tomat Bagi Kesehatan Tubuh, Salah Satunya Menurunkan Berat Badan

6. Susu almond atau kedelai
Bagi yang sensitif terhadap laktosa, susu nabati seperti almond dan kedelai bisa menjadi pilihan. Kandungan kalsium dan vitamin D dalam susu ini turut membantu mengurangi ketegangan otot serta memperbaiki mood selama menstruasi.

7. Asupan nutrisi selama haid
Mengimbangi konsumsi minuman sehat dengan pola makan bergizi seimbang juga penting. Perbanyak konsumsi sayur, buah, protein nabati, dan biji-bijian agar tubuh tetap fit saat menstruasi.

Menjaga asupan cairan selama menstruasi sangat penting untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan. Menghindari minuman tertentu yang dapat memperparah gejala haid dan menggantinya dengan pilihan sehat dapat membuat siklus haid terasa lebih nyaman. Bila kamu memiliki keluhan atau gejala yang tidak biasa saat haid, segera konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi terpercaya.

Baca Juga: 5 Manfaat Susu Kambing Etawa Bagi Kesehatan Tubuh, Salah Satunya Menjaga Sistem Pencernaan