PEPO.id - Tidur malam yang cukup bukan hanya soal beristirahat, tetapi juga kunci penting dalam menjaga kesehatan secara menyeluruh. Tidur cukup dapat meredakan stres, memperkuat sistem imun, serta membantu mempertahankan berat badan agar tetap seimbang.
Kualitas tidur yang baik ditentukan bukan hanya oleh lamanya, tetapi juga oleh kepuasan saat dan setelah tidur. Tidur yang baik memberikan efek menyegarkan bagi tubuh sehingga siap untuk menghadapi berbagai aktivitas sehari-hari.
Durasi tidur malam yang ideal bergantung pada usia seseorang. Semakin muda usianya, biasanya semakin lama waktu tidur yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan.
Baca Juga: Nyaman Tapi Berbahaya! Ketahui Fakta Tentang Tidur Tengkurap Berikut Agar Tidurmu Lebih Berkualitas
Berikut ini adalah durasi tidur malam yang disarankan berdasarkan kategori usia, sebagaimana dilansir oleh Sleep Foundation:
1. Anak-anak (usia 6 hingga 13 tahun): dianjurkan tidur selama 9 hingga 11 jam setiap malam demi menunjang proses pertumbuhan dan perkembangan yang sehat.
2. Remaja (usia 14–17 tahun): membutuhkan waktu tidur 8–10 jam setiap malam guna menjaga konsentrasi, emosi, dan perkembangan otak.
Baca Juga: Sulit Tidur? Terapkan Tips Berikut Untuk Membuatmu Lebih Cepat Mengantuk
3. Dewasa (usia 18–64 tahun): idealnya tidur selama 7–9 jam per malam untuk mendukung fungsi metabolisme, sistem kekebalan, dan mental yang sehat.
Sementara itu, bagi ibu hamil atau ibu menyusui yang sering kesulitan tidur di malam hari, disarankan untuk menambah waktu tidur dengan tidur siang demi mencukupi kebutuhan istirahat harian.
Menurut European Health Journal, waktu tidur terbaik dimulai sekitar pukul 10 malam. Namun, waktu tidur ini bersifat fleksibel dan bisa disesuaikan dengan rutinitas masing-masing individu.
Menjaga waktu tidur dan bangun secara konsisten setiap hari sangat penting, karena dapat menstabilkan ritme sirkadian tubuh dan berdampak langsung pada kualitas tidur serta fungsi tubuh secara keseluruhan.
Namun, terdapat sejumlah faktor yang bisa mengganggu waktu tidur malam. Jika kamu merasa kesulitan tidur, bisa jadi hal ini disebabkan oleh kondisi psikologis maupun gaya hidup.
Faktor-faktor yang Membuat Sulit Tidur Malam
Berdasarkan penelitian dari Frontiers in Neurology, stres dan kecemasan merupakan penyebab utama sulit tidur. Kondisi ini bisa berkembang menjadi gangguan tidur kronis seperti insomnia.
Baca Juga: Ternyata Ada Posisi Tidur yang Buat Wajah Cepat Keriput
1. Faktor usia
Lansia umumnya mengalami perubahan ritme sirkadian, menyebabkan mereka lebih cepat mengantuk di malam hari dan bangun lebih awal. Hal ini membuat waktu tidur mereka terasa tidak cukup.
2. Gaya hidup
Kebiasaan tertentu seperti makan terlalu dekat dengan waktu tidur bisa mengganggu proses tidur. Perut yang kenyang dapat menyebabkan tubuh sulit untuk rileks dan tertidur.
3. Obat-obatan
Beberapa obat diketahui memengaruhi kualitas tidur, antara lain beta blocker untuk tekanan darah, kortikosteroid untuk asma atau penyakit autoimun, dan jenis antidepresan tertentu.
Baca Juga: Bahaya Luar Biasa Tidur dengan Kondisi TV Menyala, Simak Nih
4. Kondisi medis
Penyakit seperti sleep apnea, gangguan saraf, obesitas, diabetes tipe 2, dan masalah jantung dapat memicu gangguan tidur, membuat seseorang sulit tidur nyenyak di malam hari.
Untuk mendapatkan tidur malam yang berkualitas, penting untuk meminimalkan faktor-faktor pengganggu tersebut dan menciptakan rutinitas tidur yang sehat.
Tips Mendapatkan Tidur Malam yang Baik
Beberapa langkah yang bisa dilakukan di rumah untuk meningkatkan kualitas tidur di antaranya adalah:
- Ciptakan suasana kamar yang nyaman, bersih, dan tenang.
- Kurangi pencahayaan dengan mematikan lampu utama atau gunakan lampu tidur yang redup.
- Hindari penggunaan gawai atau menonton televisi sebelum tidur.
- Batasi konsumsi kafein, minimal 4–6 jam sebelum tidur. Untuk yang sensitif, hindari sejak siang hari.
Baca Juga: 5 Manfaat Tidur Siang Bagi Orang Dewasa, Salah Satunya Memperbaiki Suasana Hati
Bagi kamu yang sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu atau memiliki kondisi medis yang berdampak pada tidur, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter guna mendapatkan solusi yang tepat.
Memenuhi jam tidur malam yang ideal secara konsisten akan memberikan manfaat jangka panjang bagi kesehatan tubuh, pikiran, dan kualitas hidup secara keseluruhan.

