PEPO.id - Duduk dalam waktu lama menjadi kebiasaan umum bagi banyak orang, baik saat bekerja, belajar, maupun bepergian. Namun, kebiasaan ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan tubuh bila dilakukan secara terus-menerus tanpa jeda.

Dalam kehidupan sehari-hari, seseorang bisa duduk selama lebih dari enam jam, terutama jika rutinitasnya berkutat di depan layar atau saat berada di kendaraan dalam waktu lama.

Sayangnya, duduk terlalu lama menyebabkan aktivitas otot menjadi minimal, yang secara perlahan memengaruhi fungsi tubuh. Ini bisa memperlambat metabolisme, mengganggu pengaturan kadar gula darah, hingga menurunkan kemampuan tubuh mengolah lemak.

Baca Juga: Badan Kaku Karena Duduk Terus? Terapkan Stretching Di Tempat Kerja !

Akibatnya, berbagai risiko penyakit mulai bermunculan. Mulai dari diabetes tipe 2, obesitas, hingga penyakit jantung dan pembuluh darah. Duduk dalam durasi yang panjang juga dikaitkan dengan meningkatnya kemungkinan kematian dini akibat penyakit kronis.

Dampak lainnya adalah munculnya nyeri pada punggung, leher, bahu, dan pinggul. Duduk dalam posisi yang salah akan memperburuk kondisi ini, dan dalam jangka panjang dapat menurunkan kepadatan tulang serta mempercepat risiko osteoporosis.

Bukan hanya fisik, dampak dari duduk terlalu lama juga bisa menjalar ke kondisi mental. Meskipun kaitannya belum sepenuhnya jelas, studi menunjukkan bahwa orang yang duduk terlalu lama lebih rentan mengalami stres, kecemasan, dan depresi.

Baca Juga: Hal-hal yang Bisa Memperburuk Kesehatan Jantung pada Anak Muda, Salah Satunya Terlalu Banyak Duduk

Untuk itu, penting bagi siapa pun yang menjalani aktivitas duduk dalam durasi panjang untuk lebih waspada dan mulai menerapkan beberapa langkah pencegahan. Salah satunya adalah dengan membatasi durasi duduk.

Para ahli menyarankan untuk berdiri atau bergerak setiap 30 menit sekali. Saat jeda ini, kamu bisa berjalan ringan, naik turun tangga, atau sekadar melakukan peregangan sederhana agar otot tidak kaku.

Berikut ini beberapa tips tambahan yang bisa dilakukan agar duduk tidak membahayakan kesehatan tubuh:

Baca Juga: Tips Mengatasi Sakit Punggung yang Mengganggu, Bisa Dilakukan di Rumah Lho

1. Sejajarkan layar monitor dengan mata
Pastikan posisi layar tidak membuat kepala mendongak atau menunduk terlalu lama, agar leher tetap dalam posisi netral.

2. Atur pencahayaan layar
Tingkatkan kenyamanan mata dengan mengatur terang gelapnya monitor agar sesuai dengan pencahayaan ruangan.

3. Gunakan kursi yang menopang punggung dengan baik
Bila perlu, tambahkan bantal kecil sebagai penyangga pinggang untuk mengurangi tekanan pada tulang belakang.

Baca Juga: Manfaat Buah Semangka Bagi Kesehatan Tubuh, Salah Satunya Meredakan Nyeri Otot

4. Perhatikan tinggi kursi dan meja
Posisi duduk yang benar adalah ketika lutut lebih rendah sedikit dari pinggang dan kaki bisa menapak lantai secara nyaman.

5. Jaga posisi tangan saat mengetik
Pastikan siku membentuk sudut siku-siku dan pergelangan tangan sejajar dengan keyboard saat mengetik.

6. Gunakan pijakan kaki atau footrest
Ini membantu posisi kaki tetap stabil dan mengurangi risiko kesemutan akibat menyilangkan kaki terlalu lama.

Baca Juga: Dari Pola Makan Hingga Aktivitas Fisik: Tips Mencegah Penyakit Diabetes Pada Remaja

7. Tambahkan bantalan pergelangan tangan saat menggunakan mouse
Ini akan mengurangi tekanan berlebih dan mencegah ketegangan otot pergelangan.

Durasi duduk yang berlebihan tidak sekadar memengaruhi kenyamanan, tetapi juga berdampak pada kesehatan tubuh dalam jangka panjang. Maka dari itu, penting untuk menyesuaikan postur dan menyisipkan aktivitas ringan di sela-sela pekerjaan.

Jika keluhan akibat duduk lama mulai muncul, seperti nyeri sendi atau gangguan sirkulasi, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan serta penanganan yang tepat.

Baca Juga: Dampak Mengonsumsi Gandum Secara Berlebihan Bagi Kesehatan Tubuh, Salah Satunya Obesitas