PEPO.id - Di tengah dinginnya salju Nevelheim, Mickey tergeletak sekarat usai terjatuh ke jurang. Bukannya ditolong, sahabatnya Timo justru meninggalkannya dan mengambil senjata miliknya. Timo beralasan ia membutuhkan senjata itu untuk menyelamatkan diri, lalu pergi begitu saja.

Tak lama setelah kepergian Timo, makhluk asli planet tersebut muncul, dikenal sebagai Creeper. Mahluk ini mendekati tubuh Mickey yang sudah tak bernyawa. Sementara itu, di tempat lain, memori dan data tubuh Mickey tersimpan dalam sebuah sistem, dan segera digunakan untuk mencetak ulang dirinya menjadi Mickey 17.

Sebagai seorang “Expendable” Mickey 17 adalah manusia hasil cetakan ulang yang ditugaskan untuk misi-misi berbahaya. Salah satu tugasnya adalah menguji atmosfer luar pesawat terhadap virus mematikan. Beberapa versi Mickey sebelumnya telah tewas akibat uji coba tersebut.

Baca Juga: Finch: Perjalanan Terakhir Manusia dalam Dunia Pascabencana dan Persahabatan dengan Robot

Kilasan masa lalu menunjukkan bahwa Mickey dan Timo pernah kabur dari kejaran rentenir karena gagal melunasi utang bisnis makaroni mereka. Demi lepas dari masa kelam itu, Mickey ikut dalam misi ke planet Nevelheim, yang dipimpin oleh Kenet Marshal, seorang mantan politikus di tahun 2054.

Setibanya di Nevelheim, Mickey harus mengikuti prosedur resmi untuk menjadi Expendable, termasuk menembak dirinya sendiri. Di planet tersebut, tubuh para Expendable yang mati akan didaur ulang dan dicetak ulang, seperti mesin fotokopi manusia.

Di kapal ekspedisi, Mickey menjalin hubungan dengan seorang wanita dan menghabiskan empat tahun bersama selama perjalanan. Sesampainya di Nevelheim, mereka menyadari bahwa udara di sana mengandung virus berbahaya. Lima versi Mickey harus tewas demi menemukan vaksin yang cocok.

Baca Juga: Superman Kembali Jadi Simbol Harapan: Kritik, Kejutan, dan Refleksi Sosial di Bawah Arahan James Gunn

Dalam salah satu misi eksplorasi gua es, seorang anggota tim bernama Jennifer tewas. Creeper yang mereka temukan diberi nama dan hendak ditangkap. Saat mencoba menangkapnya, Mickey 17 jatuh lagi ke dalam es, mengulang insiden sebelumnya. Tapi kali ini ia diselamatkan oleh makhluk misterius.

Mickey menyelinap ke kendaraan pengangkut batu, lalu kembali ke kamarnya. Di sana ia dikejutkan oleh kehadiran Mickey 18, versi baru dirinya yang lebih agresif. Mickey 18 langsung mencoba membunuh Mickey 17 karena hanya satu versi yang boleh bertahan.

Timo kembali muncul, ternyata sedang terlibat transaksi obat terlarang bernama Ookizofol. Mickey 18 nyaris membunuhnya, tapi dicegah oleh Mickey 17. Komandan kapal pun datang tepat waktu, menyelamatkan Timo dan mengungkap perdagangan obat ilegal di pesawat.

Baca Juga: Sore Istri dari Masa Depan Film yang Tidak Hanya Ditonton tapi Dirasakan

Mickey 17 diundang ke makan malam bersama Marshal, namun justru disajikan daging sintetis dari eksperimen. Ia sadar dirinya kembali dijadikan kelinci percobaan. Seorang ilmuwan memberi obat eksperimental untuk menolongnya, namun tidak berefek apa pun.

Nas, wanita yang disukai Mickey, ternyata mengetahui keberadaan dua Mickey. Alih-alih marah, ia justru senang dan mengajak kedua Mickey menjalin hubungan terbuka. Tapi Kai, perempuan lain yang juga menyukai Mickey, melihatnya dan terkejut.

Ketegangan meningkat saat Marshal menggantung bayi Creeper sebagai ujian kesetiaan. Nasha diminta menggigit tali gantungan. Semua kejadian itu diam-diam direkam oleh komandan kapal sebagai bukti pelanggaran.

Baca Juga: Tayang Perdana di Netflix, Squid Game 2 Berhasil Torehkan Berbagai Pencapaian

Marshal berniat memusnahkan semua Creeper dengan gas beracun dan menjadikan momen tersebut sebagai propaganda dramatis. Dua Mickey diberi bom dan diminta membunuh sebanyak mungkin Creeper untuk menentukan siapa yang boleh bertahan.

Namun, Mickey 17 malah mencoba bernegosiasi dengan Mama Creeper, pemimpin kawanan alien tersebut. Ia memohon agar makhluk itu meninggalkan kapal dan menyelamatkan koloni mereka dari kehancuran.

Mama Creeper menolak. Ia menilai kematian bayi mereka adalah bentuk perang. Tapi Mickey 18 berhasil menyusup ke kendaraan Marshal dan meledakkannya sebagai aksi balas dendam. Nasha sempat menyerahkan bayi Creeper ke pemimpinnya sebelum kehancuran besar terjadi.

Baca Juga: Negeri Para Ketua; Perseteruan Antar Geng di Kota Medan dengan Nilai Toleransi dan Komedi

Enam bulan kemudian, proyek Expendable dihentikan. Nasha diangkat sebagai Ketua Komite Peninjau. Mickey dipercaya untuk meledakkan alat pencetak manusia agar tak disalahgunakan lagi. Para pendukung Marshal dipenjara, sementara Timo akhirnya bebas dari ancaman rentenir.

Di akhir cerita, Mickey bertanya kepada Mama Creeper soal suara mematikan yang konon bisa menghancurkan manusia. Ternyata, suara itu hanyalah gertakan. Kini, semua printer manusia telah dihancurkan, dan Mickey akhirnya bisa hidup tenang, untuk pertama kalinya sebagai satu-satunya versi dirinya.