PEPO.id - Penyelenggaraan Venice Film Festival 2025 di Italia tahun ini turut diwarnai dengan aksi unjuk rasa yang menyerukan solidaritas untuk Palestina.
Ratusan seniman, aktivis, hingga warga lokal turun ke jalan di kawasan Lido, Venesia, pada akhir pekan lalu, 27 Agustus 2025.
Massa menyerukan agar penyelenggara festival mengambil sikap tegas mengecam agresi Israel di Gaza serta mendukung perjuangan rakyat Palestina.
Selain itu, para demonstran juga mendesak agar selebritas yang secara terbuka mendukung Israel tidak diberi ruang di festival tersebut.
Salah satu sosok yang menjadi sorotan dalam aksi tersebut adalah aktris Gal Gadot, yang membintangi film In the Hand of Dante.
Gal Gadot sebenarnya dijadwalkan hadir dalam ajang tahun ini, namun pihak festival kemudian mengonfirmasi bahwa kehadirannya dibatalkan.
Baca Juga: Legenda Kelam Malin Kundang: Adaptasi Modern Kisah Rakyat Siap Tayang di Bioskop November 2025
Bintang Wonder Woman itu sejak lama dikenal lantang menyuarakan dukungan terhadap Israel melalui akun media sosial miliknya.
Dalam konferensi pers yang disiarkan lewat kanal YouTube BiennaleChannel pada 1 September, Direktur Venice Film Festival 2025, Alberto Barbera, menolak desakan untuk mencabut undangan sineas pro-Israel.
Meski demikian, Alberto menyampaikan rasa belasungkawa dan simpati mendalam atas penderitaan yang dialami rakyat Palestina.
Baca Juga: Sinopsis Film M3GAN 2.0: Kembalinya Teror AI dengan Musuh Baru yang Lebih Mematikan
Dari laporan variety.com, pihak festival menegaskan bahwa Venice Film Festival sejak lama menjadi ruang diskusi terbuka yang selalu peka terhadap isu-isu global.
Komitmen tersebut tercermin dari beragam karya yang ditayangkan setiap tahunnya, yang seringkali membawa pesan sosial dan politik penting.
Demonstrasi yang berlangsung di kawasan Lido berjalan masif hingga membuat aparat kepolisian menutup akses jalan utama menuju area festival.
Baca Juga: Sinopsis Clown in a Cornfield: Teror Badut Frendo yang Menghantui Kota Kettle Springs
Suara yel-yel para demonstran menggema, di antaranya teriakan “Bebaskan, Bebaskan Palestina!” yang terus digaungkan sepanjang aksi.
Para peserta aksi juga menekankan bahwa dunia perfilman seharusnya tidak boleh terlepas dari realitas global yang tengah terjadi.
Mereka berharap, panggung festival film internasional bisa menjadi wadah untuk menyuarakan keadilan dan memperkuat solidaritas.
Baca Juga: The Life of Chuck: Kisah Mengharukan Tentang Hidup, Cinta, dan Akhir Dunia
Di tengah gelombang protes, Venice Film Festival 2025 tetap berlangsung sesuai agenda dengan menampilkan film-film pilihan dari berbagai negara.
Festival film tertua di dunia ini digelar mulai 27 Agustus hingga 6 September 2025, menghadirkan karya-karya besar seperti Frankenstein karya Guillermo del Toro, Bugonia garapan Yorgos Lanthimos, dan No Other Choice dari Park Chan-wook.
Festival ini juga semakin meriah dengan hadirnya deretan bintang internasional, seperti Emma Stone, Adam Sandler, George Clooney, Andrew Garfield, dan lainnya.
Baca Juga: Sinopsis Ballerina (2025): Kisah Balas Dendam Mematikan dalam Dunia John Wick
