PEPO.id - Film terbaru berjudul Sorry, Baby menghadirkan kisah mendalam tentang trauma, persahabatan, dan pencarian makna hidup. Disutradarai dengan pendekatan emosional, film ini menggambarkan perjalanan seorang wanita bernama Agnes Ward yang berusaha bangkit dari luka masa lalu.
Cerita dibuka di masa kini, saat Agnes Ward (Eva Victor), seorang profesor di New England, menyambut sahabat lamanya, Lydie (Naomi Ackie). Pertemuan hangat itu diwarnai obrolan ringan hingga kehadiran bayi yang tengah dikandung Lydie.
Kehadiran tetangga Agnes, Gavin (Lucas Hedges), memberi sentuhan humor sekaligus menyinggung hubungan rumit di antara mereka. Malam reuni berubah emosional ketika Lydie mengumumkan bahwa ia sedang hamil melalui donor sperma.
Baca Juga: Night Always Comes: Kisah Kelam Perjuangan Lynette Melawan Putus Asa Demi Rumah Keluarganya
Agnes dan Lydie kemudian bertemu teman lama mereka, Logan, Devin, dan Natasha (Kelly McCormack). Hubungan Agnes dan Natasha terlihat tegang karena komentar sinis tentang karier akademik Agnes. Namun, Lydie dengan sigap membela sahabatnya.
Malam itu, sebelum tidur, Agnes berbicara pada perut Lydie dengan penuh canda, seakan dirinya adalah orang tua kedua bagi bayi tersebut. Dari sinilah cerita film berlapis mulai terkuak melalui kilas balik.
Flashback membawa penonton ke masa lalu, ketika Agnes masih mahasiswa pascasarjana. Ia sangat mengagumi profesornya, Preston Decker (Louis Cancelmi), seorang novelis terkenal. Sayangnya, kekaguman itu berujung pada tragedi pahit.
Baca Juga: Lilo & Stitch: Petualangan Persahabatan, Ohana, dan Kehangatan di Bumi
Dalam pertemuan pribadi, Decker melecehkan Agnes. Trauma mendalam itu diceritakan Agnes pada Lydie dengan detail, memperlihatkan keakraban sekaligus dukungan sahabat yang tulus.
Meski mencoba mencari keadilan, Agnes terbentur birokrasi kampus. Laporan yang diajukan ditolak karena Decker sudah pindah ke universitas lain. Kekecewaan itu memperburuk depresinya.
Di tengah keterpurukan, Agnes menemukan pelipur lara lewat seekor kucing liar yang ia beri nama Olga. Ia juga mengenal Gavin, yang kelak menjadi bagian dari hidupnya, meski hanya sebatas hubungan tanpa ikatan serius.
Baca Juga: F1: The Movie: Perjuangan Sonny Hayes, Balapan, dan Penebusan di Dunia Formula 1
Beberapa tahun kemudian, Agnes mencoba membangun hidup baru. Ia bekerja sebagai profesor paruh waktu dan berusaha mengajar dengan penuh dedikasi, bahkan ketika harus membahas novel kontroversial seperti Lolita.
Namun, luka lama kembali terbuka ketika Natasha menuduh Agnes mendapat posisi karena menjadi “pilihan utama” Decker. Ungkapan itu memicu serangan panik yang membuat Agnes terpuruk kembali.
Dalam momen rapuh itu, ia bertemu Pete (John Carroll Lynch), seorang pemilik toko sandwich yang dengan sederhana memberi penghiburan lewat makanan dan obrolan singkat. Adegan ini menjadi titik balik kecil dalam perjalanan Agnes.
Baca Juga: The Bad Guys 2: Aksi Baru, Identitas Ganda, dan Perburuan Phantom Bandit
Hubungannya dengan Gavin juga semakin kompleks. Ada keintiman sesaat, namun juga perasaan hampa yang tidak sepenuhnya bisa menyembuhkan luka batin Agnes.
Cerita kembali ke masa kini, di mana Lydie sudah menikah dengan Fran dan melahirkan seorang bayi bernama Jane. Mereka berkunjung ke rumah Agnes dengan penuh suka cita.
Saat sahabatnya pergi mengunjungi mercusuar, Agnes tinggal di rumah menjaga Jane. Di momen hening itu, ia menyampaikan pidato menyentuh hati untuk sang bayi.
Baca Juga: Smurfs (2025): Petualangan Penuh Sihir, Persahabatan, dan Dimensi Baru
Agnes berjanji akan selalu ada untuk Jane, meski dunia mungkin tak selalu ramah. Ia menutup pesannya dengan doa dan harapan agar Jane tumbuh dengan masa depan yang cerah dan penuh cinta.
Film Sorry, Baby bukan hanya drama tentang trauma, tetapi juga refleksi tentang arti persahabatan, luka yang tak mudah hilang, dan harapan baru yang lahir dari generasi berikutnya.
